Pipa Migas Diduga Kerap Bocor Berkali-kali Resahkan Warga Betung Barat Pali

Berita Utama112 Dilihat
banner1080x1080

Pali Sumselpost. co. Id -Kerap terjadi kebocoran pipa Minyak dan Gas (Migas) oleh diduga milik PT PHE Raja Ternpirai Harum yang bergerak dibidang Supkon Pertamina Pendopo Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), membuat Keresahan tersendiri bagi warga Desa Betung Barat Kecamatan Abab Kabupaten Pali.

Terlebih lagi kebocoran pipa Migas tersebut yang diduga kerap terjadi berkali-kali tersebut, namun mirisnya, bahwa terkait permasalahan bocornya Line Pipa Minyak dan Gas (Migas) yang terjadi pada Jum’at (13/03/2026) kemarin, justru belum terdapat keterangan resmi dari pihak yang dianggap terkait.

Sementara terkait adanya permasalahan bocornya Line Pipa Migas disebut-sebut sudah mengadakan rapat singkat dengan perusahaan (PHE), dan dalam keputusan rapat tersebut, bahwa tidak boleh menutupi galian lobang line pipa Migas tersebut sebelum pihak yang berwenang datang kelapangan untuk membenarkan apakah line pipa minyak dan gas bumi tersebut layak dipakai atau tidak layak lagi dipakai atau digunakan.

Demikian diungkapkan ketua LSM Macan Kabupaten Pali Hendra Saputra, usai mendatangi lapangan bersama Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Abab Kabupaten Pali Rustam Efendi.

Hendra Saputra mengatakan serta membenarkan, bahwa Line Pipa Minyak dan Gas Bumi (Migas) diduga kita tidak layak lagi dipakai ,” ungkap Hendra Saputra (13/03/26).

Lanjut Hendra, bahwa dilokasi bocornya jalur pipa Migas tersebut, dahulu sudah diganti, akan tetapi hanya dipotong-potong, dan kami menduga untuk laporan sudah klier semua mengganti jalur pipa tersebut yang melintasi Desa Betung Barat,” ujar ketua LSM Macan Hendra.

Sementara itu, Camat Abab melalui Sekcam Kecamatan Abab Rustam Efendi menegaskan, agar pihak perusahaan PHE untuk dapat dilakukan penelitian jalur pipa Migas tersebut, agar nantinya jangan sampai kedepannya terjadi dampak bahaya bagi masyarakat Desa Betung Barat, khususnya pengguna jalan raya apalagi didepan pelaksanaan proses belajar dan mengajar dilokasi Line Pipa Migas diseputaran sekolah Bina Bakti di Desa Betung Barat Kecamatan Abab Kabupaten Pali,” harapnya.

Selain itu, juga ditambahkan Hendra Saputra selaku ketua LSM Macan Pali, bahwa saat kami berada dilokasi juga sudah menemui Kepala Desa (Kades) Betung Barat Rozi, yang juga mendukung dalam hal tersebut yang juga mengingatkan karena warga Betung Barat telah merasakan dampaknya akibat adanya kebocoran pipa hingga meresahkan warga dan diduga mengotori pemukiman warga,” ungkap Hendra S.(16/03/2026).

Sementara dari hasil informasi yang didapat, bahwa terkait adanya kebocoran pipa tersebut, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pali saat mendatangi kelapangan guna untuk meminta untuk dibongkarnya pipa Migas yang diduga tidak layak pakai tersebut, namun, sejauh ini belum terdapat informasi maupun keterangan resmi dan media ini mengkonfirmasi melalui via what shapnya tidak terdapat belasan.

“Mendesak pihak berwenang dan penegak hukum untuk dapat bertindak tegas memberikan peringatan agar kondisi pipa yang dimaksud untuk benar-benar berkualitas dan bila.perlu survei kelokasi ,”Tukas Hendra S.(16/03/2026).

(JNP/Tim)

Komentar