Video Viral Rumah Mewah Kapolsek Ulu Musi, Polda Sumsel Beri Klarifikasi

Berita Utama877 Dilihat

Palembang, Sumselpost.co.id – Mengenai Beredarnya vidio viral Rumah mewah diduga bernilai milyaran rupiah pemilik Kapolsek Ulu Musi, Polres Empat Lawang, Polda Sumsel Iptu Hariyono beredar di grup WhatsApp hingga pemberitaan.

Rumah dengan luas kurang lebih 1000 meter persegi tersebut diperkirakan bernilai milyaran rupiah.

Menanggapi hal itu Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi MM mengatakan, hasil pembangunan rumah berasal dari usaha, gajinya sebagai anggota Polri maupun Istrinya sedang anggota DPRD Kabupaten Empat Lawang.

“Dari klarifikasi yang kita dapatkan dari Kapolsek Ulu Musi, bahwa dananya bersumber dari usaha keluarga, ybs dan istrinya hingga gaji mereka berdua,” katanya, Minggu (30/7).

Baca Juga  3 Direktur Perusahaan di Sumsel Ditahan di Pakjo Palembang

Hasil klarifikasi Kapolsek Ulu Musi menjelaskan sumber dana membangun rumah tersebut diperoleh dari Hasil,toko Mas Cendra wasih warisan dari mertua di pasar pendopo yang dikelola istri dari tahun 2004 s/ d sekarang.

“Kemudian mesin padi terletak didesa gunung mraksa baru kecamatan pendopo dari tahun 2013 s/d sekarang, hasil ternak sapi yang saya mulai dari thn 2010 sampai sekarang yang terletak dimesin padi dan dijalan poros,” katanya.

Kemudian hasil angkutan truk dari thn 2005 sampai sekarang, hasil jual beli tanah kaplingan di kelurahan pagar tengah kecamatan pendopo kabupaten . empat lawang, hasil kebun kopi ditalang padang lebar dari tahun 2005 s/d 2022 seluas 5 hektar.

Baca Juga  Jalan Berlobang di Muara Enim Kerap Memakan Korban

Kemudian hasil kebon sawit dijln poros seluas 10 hekter, gaji istri sebagai anggota DPRD Empat Lawang dari tahun 2014 sampai sekarang, gaji sebagai anggota polri dari tahun1993 sampai sekarang.

Kemudian hasil ternak ikan didesa batu cawang,desa gunung mrakso dan kelurahan pagar tengah dan hasil penjualan pakan ikan ke petani ikan di kecamatan pendopo dan sekitarnya.

Baca Juga  Rakor TNI dan Polri Jelang Pemilu

Untuk itu, Kombes Pol Supriadi menghimbau agar masyarakat jangan cepat percaya dengan, pemberitaan tanpa konfirmasi ke pihak kepolisian maupun pihak yang mereka beritakan.

Sehingga bila berita itu ada konfirmasi, tidak akan menimbulkan tanda tanya ataupun hal-hal yang tidak di inginkan.

Komentar