Pintu Kereta Tidak Berfungsi, 4 Warga Jadi Korban Aktivis Muara Enim Protes PT KAI

Uncategorized923 Dilihat

Muara Enim Sumselpost.co.id – Pada hari ini Selasa (11/04/2023) pukul 12:00 WIB terjadi peristiwa insiden kecelakaan dikawasan pintu perlintasan Kereta Api kawasan Kelurahan Pasar 1 Muara Enim Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim.

Insiden kecelakaan tersebut, terjadi pada saat warga menggunakan kendaraan roda dua dengan berboncengan hendak menyeberangi kawasan rel kereta api tanpa pintu perlintasan yang aktif, namun justru faktor dilapangan terdapat sarana pintu perlintasan dengan tanpa dijaga petugas. Dalam kronologi kejadian tersebut, sang pengendara tanpa sadar melintasi kawasan rel kereta api dengan kondisi pintu perlintasan tidak tertutup, yang tanpa disadari Tiba-tiba datang kereta api tersebut, hingga menabrak sang pengendara motor roda dua bermuatan 3 orang penumpang itu.

Baca Juga  Peran Yayasan Seni Dinda Bestari dalam Ekosistem Kebudayaan Di Kota Palembang

Beruntungnya pada saat kejadian, pengendara tidak berada ditengah rel kereta, namun berdasarkan keterangan warga kondisi pengemudi motor yang ditabrak sang ular besi itu hanya sebatas disenggol lokomotif kereta yang mana Lokomotiv tersebut didominasi berbahan besi. Sontak dalam insiden tersebut, warga berhamburan melihat kejadian serta terdapat beberapa warga menolong korban hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Peristiwa tersebut, berbagai tanggapan serta kritikan mulai bermunculan dan juga terdapat saling salah menyalahkan dengan beragam kalimat ocehan dari warga. Begitupun salah satu aktifis Muara Enim yang juga sebagai tokoh pemuda Muara Enim juga menanggapi peristiwa itu dan sesekali juga mengecam pihak PT KAI agar segera kawasan rel kereta api yang terdapat pintu perlintasan segera di operasikan.

Baca Juga  Penyegaran 120 Pejabat Pemkot Pagaralam Dilantik

“Ya, kita sesalkan terdapat warga tertabrak kereta api tanpa pintu, padahal pintu kereta ada harusnya di aktifkan jangan jadi mubazir saja seperti itu,”cetus Donni Aryanto. Dikatakan Donni, terkait hal tersebut, pihak Pemerintah jangan hanya tutup mata seolah mementingkan perusahaan saja, ketimbang pada rakyatnya, yang bisa saja suatu saat akan timbul korban lagi.

“Kita bela rakyat kecil karena peristiwa itu murni kesalahan PT KAI yang tidak mengaktifkan pintu perlintasan, apalagi kawasan itu sudah padat dan ramai lalu lalang kendaraan, selain mengecam PT KAI kita juga tidak segan-segan menggelar aksi turun kejalan memboikot jalur KAI sebelum pintu lintasan ditutup,”ungkap Donni.(11/04).

Baca Juga  Pelaku Penembakakan Terhadap Fahri Diamankan Polsek Gandus

Ditambahkan Donni, besok rencananya kita juga akan bertemu Kadin Perhubungan guna membahas hal tersebut, sebelum korban berjatuhan lagi,”tambahnya.(JNP).

Komentar