Gus Kikin Pimpin PBNU, Senator Azran: NU Harus Jadi Kekuatan Moral dan Ekonomi Umat

Nasional52 Dilihat
banner1080x1080

JAKARTA,SumselPost.co.id  — Anggota DPD RI/MPR RI asal daerah pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran yang akrab disapa Bang Azran, menyambut positif terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Menurut Bang Azran, kepemimpinan baru PBNU hadir pada momentum penting ketika NU dituntut tidak hanya menjaga tradisi keulamaan dan nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga semakin nyata menghadirkan solusi atas persoalan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“NU memiliki modal sosial yang luar biasa besar. Ada pesantren, madrasah, perguruan tinggi, koperasi, pelaku UMKM, hingga jaringan kiai dan jamaah yang tersebar di seluruh Indonesia. Kalau kekuatan ini terkonsolidasi dengan baik, NU bukan hanya menjadi penjaga moral bangsa, tetapi juga dapat menjadi lokomotif pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Bang Azran, Senin (31/8/2026).

Ia menilai sosok Gus Kikin memiliki kapasitas untuk membawa PBNU ke arah tersebut karena memiliki perpaduan antara tradisi keulamaan, pengalaman organisasi, serta pemahaman terhadap dunia usaha. Kombinasi itu, menurut Bang Azran, penting agar gagasan besar tentang kemandirian umat tidak berhenti menjadi wacana, melainkan diterjemahkan menjadi program yang terukur dan dirasakan langsung masyarakat.

Bang Azran juga melihat harapan Presiden Prabowo Subianto agar NU terus berkontribusi menjaga stabilitas, perdamaian, keadilan dan kemakmuran harus dijawab dengan kerja-kerja konkret.

“Pesan Presiden sangat jelas: pembangunan harus menghadirkan keadilan dan kemakmuran yang dirasakan sampai ke bawah. NU punya jaringan yang sangat kuat untuk memastikan semangat itu menjadi gerakan nyata. Pesantren jangan hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga harus semakin kuat sebagai pusat inovasi, kewirausahaan dan pengembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Umum DPP FORKABI tersebut menambahkan, sebagai ayah dari empat anak dan kakek dari tiga cucu, kekuatan terbesar NU sejak awal bukan semata-mata terletak pada struktur organisasinya, melainkan pada kedekatannya dengan masyarakat. Karena itu, ia berharap kepemimpinan Gus Kikin mampu memperkuat kembali posisi NU sebagai rumah besar yang teduh, inklusif, dan mampu merangkul seluruh elemen bangsa.

“NU adalah bagian penting dari arsitektur kebangsaan Indonesia. Ketika NU kuat secara moral, matang secara organisasi, dan mandiri secara ekonomi, maka yang mendapatkan manfaat bukan hanya warga NU, tetapi Indonesia secara keseluruhan,” kata Bang Azran.

Bang Azran berharap kepemimpinan PBNU yang baru dapat membuka ruang kolaborasi yang semakin luas dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, pesantren, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat sipil.

Sebagai Anggota DPD RI/MPR RI, Bang Azran menyatakan siap membangun komunikasi dan sinergi dengan kepengurusan PBNU di bawah kepemimpinan Gus Kikin, khususnya dalam mendorong kebijakan publik yang memperkuat pemberdayaan masyarakat, pendidikan pesantren, ekonomi umat, serta pembangunan yang berkeadilan.

“Selamat kepada Gus Kikin. Kita berharap kepemimpinan beliau membawa PBNU semakin teduh, kuat, mandiri dan produktif. NU punya sejarah panjang dalam menjaga Indonesia. Ke depan, tugas kita adalah memastikan warisan besar itu terus hidup dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi bangsa,” pungkas Bang Azran. (MM)

Postingan Terkait

Postingan Terkait

Komentar