Begal Sadis di Ditembak Opsnal Unit 2 Subdit 3 Jatanras

Berita Utama1954 Dilihat
banner1080x1080

Palembang, Sumselpost.co.id – Begal sadis yang kerap melukai korbannya, Revo Richardo (28), di terjang timah panas anggota opsnal Unit 2 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel. Senin (4/9).

Penangkapan tersagka dari hasil pengembangan tersangka Epri Yongki alias Ahong yang terlebih dahulu ditangkap. Total enam komplotan begal sadis empat pelaku lagi masih DPO.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika mengatakan, pihaknya kembali menangkap komplotan begal sadis. Total enam pelaku, dua pelaku berhasil kita tangkap di lokasi berbeda-beda.

Baca Juga  Pimpinan Daerah Muhammadiyah  Kota Palembang Berikan Bantuan Untuk Pembangunan Masjid dan Sekolah

“Sebelumnya satu tersangka kita tangkap, kemarin siang tim opsnal Unit 2 menangkap lagi temanya. Untuk yang masih DPO dalam pengejaran anggota,” kata Agus Selasa (5/9).

Menurutnya, anggota terpaksa memberikan tindakan tegas. Mengenai kakinya setelah berusaha melawan ingin kabur dan membahayakan petugas.

“Anggota kami terlukan setelah pelaku ini ingin melarikan diri saat akan ditangkap, di kawasan Talang Kerikil Sako Palembang. Dengan sigap anggota memberikan tindakan tegas,” katanya.

Baca Juga  Mengaku Tanahnya Diserobot, Suami Istri Didesa Talang Taling Gelumbang Akan Tempuh Jalur Hukum

Dalam aksi pembegalan ini, mereka ini berkelompok atau disebut komplotan berjumlah tiga sampai lima orang atau lebih. Mencari mangsa di kawasan H Amaludin Sako setelah dapat korban di pepet lalu korban langsung dibacok oleh mereka.

Setelah korbanya sudah tak berdaya lagi para pelaku langsung mengambil sepeda motor, kemudian korbanya di tinggal begitu saja. Sepeda motor langsung mereka jual mereka berbagi hasilnya.

Baca Juga  Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Dibawah Pondok Desa Segayam Gelumbang

“Menurut pengakuannya pelaku, hasil uang begal digunakan mereka untuk mengkonsumsi narkoba judi dan pesta miras. Dan sebelumnya juga setiap aksi mereka menggunakan sabu,” katanya.

Komentar