Sholat Istisqa Digelar di Halaman Masjid Agung SMB I Jayo Wikramo Palembang

Berita Utama137 Dilihat
banner1080x1080

Palembang, Sumselpost.co.id – Salat Istisqa atau salat sunah untuk memohon turunnya hujan digelar di halaman Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) I Jayo Wikramo Palembang, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini diikuti para ulama, pejabat Pemerintah Kota Palembang, organisasi kemasyarakatan Islam, serta masyarakat.

Salat Istisqa tersebut dipimpin oleh Al-Ustaz Kgs. H. Iskandar Hamdan sebagai imam sekaligus khatib. Sementara itu, doa dipimpin oleh Abuya Habib Umar Abdul Aziz Syahab.

Ketua Yayasan Masjid Agung SMB I Jayo Wikramo, Ir. Kgs. H. Abdul Rozak, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari kepala dinas dan instansi Pemerintah Kota Palembang, para ustaz dan ustazah, alim ulama, organisasi kemasyarakatan Islam, hingga masyarakat umum.

Menurut Abdul Rozak, pelaksanaan Salat Istisqa menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak istighfar, serta memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat.

“Melalui pelaksanaan Salat Istisqa ini, marilah kita memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang pernah kita lakukan, baik disengaja maupun tidak disengaja. Semoga doa-doa kita dikabulkan oleh Allah SWT,” ujarnya.

KH. Syarifuddin Yakkub Jelaskan Tata Cara Salat Istisqa

Dalam kesempatan tersebut, KH. Syarifuddin Yakkub menyampaikan penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan Salat Istisqa. Ia mengingatkan pentingnya memperbanyak istighfar, bertobat, dan memohon pertolongan Allah SWT dengan penuh kerendahan hati.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Salat Istisqa, terdapat tuntunan khusus dalam khutbah, termasuk khatib membalikkan posisi tubuh menghadap kiblat ketika memanjatkan doa pada khutbah kedua.

KH. Syarifuddin turut mengajak jamaah untuk memperbanyak amal kebaikan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama makhluk hidup.

“Marilah kita memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT. Kita juga harus menyadari bahwa hujan merupakan rahmat yang sangat dibutuhkan oleh manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan,” ungkapnya.

Khatib Ajak Jamaah Bertobat dengan Sungguh-Sungguh

Dalam khutbahnya, Ustaz Kgs. H. Iskandar Hamdan mengajak seluruh jamaah agar tidak hanya mengucapkan istighfar secara lisan, tetapi juga disertai penyesalan yang tulus atas dosa dan kesalahan yang telah dilakukan.

Ia berharap seluruh jamaah dapat meningkatkan ketakwaan, memperbaiki diri, serta terus memanjatkan doa agar Allah SWT segera menurunkan hujan sebagai rahmat bagi masyarakat.

“Marilah kita beristighfar dan bertobat kepada Allah SWT, bukan hanya melalui ucapan di lisan, tetapi juga dengan hati yang penuh penyesalan atas dosa-dosa yang pernah kita perbuat. Semoga Allah SWT mengabulkan doa-doa kita dan segera menurunkan hujan rahmat,” tuturnya.

Doa Dipimpin Abuya Habib Umar Abdul Aziz Syahab

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Abuya Habib Umar Abdul Aziz Syahab. Dalam suasana khusyuk, ia memanjatkan munajat kepada Allah SWT agar masyarakat diberikan rahmat, keberkahan, serta segera memperoleh hujan yang membawa manfaat bagi kehidupan.

Suasana haru terlihat di antara sejumlah jamaah yang mengikuti doa dengan khusyuk. Mereka berharap permohonan yang dipanjatkan bersama dapat dikabulkan oleh Allah SWT.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Palembang yang diwakili Asisten I, Kgs. M. Sulaiman Amin, sejumlah kepala dinas dan pejabat Pemerintah Kota Palembang, para ulama, serta masyarakat.

Pelaksanaan Salat Istisqa ini menjadi salah satu ikhtiar spiritual umat Islam untuk memohon turunnya hujan sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan keimanan, memperbanyak pertobatan, dan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.

(Kms. Sofyan Abdullah)

Komentar