Serap Aspirasi serta Sosialisa “Qris” Inovasi Digital Bersama Hafiz Tohir

Uncategorized424 Dilihat

Palembang, Sumselpost.co.id – Sosialisasi “Qris” sebagai Inovasi Digital yang merupakan sistem Pembayaran Indonesia mempunyai banyak keunggulan, yang diadakan di Ballroom Santika Premiere, Minggu (02/04/2023).

Turut hadir Ir. H. Achmad Hafis Tohir, anggota Komisi XI DPR RI Dapil Sumsel I, Kader Kader Partai PAN dari Kabupaten Kota, team yang bersama kita serta ada juga Anak dari Panti Asuhan sekaligus mendapat bingkisan dan Santunan.

Kepada awak Media Hafis Tohir menyampaikan, Hadirnya ke Provinsi Sumatera Selatan ini merupakan kebanggaan yang sangat luar biasa, terutama dapat bersilaturahmi dengan dengan keluarga besar serta masyarakat Sumsel pada Umumnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kunjungannya ke Kota Pempek ini Untuk mensosialisasikan Aplikasi yang Digital “Qris” kepada wong Kito Galo galo, dimana Qris ini adalah “Inovasi Digital untuk mempermudah berbagai macam Transaksi yang sangat Aman untuk digunakan, ini juga merupakan Sistem Pembayaran yang sangat Efisien yang dibuat oleh Bank Indonesia (BI).

Baca Juga  Camat Benakat : Warga Tenggelam di Sungai Lematang Benakat Telah Ditemukan

Hari ini juga kita mensosialisasikan kembali kepada Publik, dengan mengundang Anggota Dewan (Partai PAN) agar mereka konsekwen untuk menjelaskan kepada masyarakat, bahwa Indonesia melalui Bank (BI) mempunyai sistem pembayaran yang sangat Murah, yang interkonektingnya tidak menggunakan biaya dan langsung seketika masuk dananya serta tidak menggunakan perangkat yang sulit.

Tambahnya, Qris ini dapat digunakan dimana saja, termasuk di luar Negeri hal ini tentu sangat memudahkan kita untuk berbelanja kebutuhan apapun dengan tidak lagi menggunakan uang Cash, tentunya membuat penggunanya menjadi Aman Nyaman.

Periode Kedepan Hafiz Tohir punya mimpi bagaimana caranya untuk mensukseskan Pelabuhan Tanjung Api Api, karena ini merupakan pintu keluarnya Sumsel supaya bisa tumbuh lebih besar, tumbuh lagi lebih dari 5 persen per tahun perekonomiannya, karena tanpa adanya Pelabuhan Internasional maka Produksi didalam Sumsel ini semua harus kita Ekspor lewat Lampung dan Bengkulu dan ini mengurangi kegiatan ekonomi kita Sendiri.

Baca Juga  Kasus Dugaan Penistaan Agama Lina Mukhrejee, Polisi Tunggu  Hasil Pemeriksaan Berkas Perkara

Dalam arti bukan kita tidak suka dengan Orang Lampung, tetapi Sudah seharusnya “Hak kita” untuk mengangkut barang itu, di ekspor dari bumi dan tanah Sumatera Selatan sendiri.

Jika impian ini bisa terjadi (Sukses tanjung Api Api) tidak tertutup kemungkinan Sumsel bisa seperti Makasar yang pertumbuhan ekonominya mencapai 9 persen hingga 10 persen.

Dengan harapan, Aspirasi ini bisa terwujud dalam bentuk kebijakan artinya kalau kita mengambil kebijakan kita harus menjadi partai pemenang, minimal 2 atau 3 besar supaya apa yang disampaikan oleh masyarakat bisa kita perjuangkan menjadi kebijakan di Pemerintahan Daerah dan Kabupaten/Kota, melalui rapat tehnis saya berharap di tahun 2024, partai PAN harus mempunyai Pimpinan di DPRD di setiap Kabupaten dan Kota,” Pungkasnya.

Baca Juga  Fitrianti Agustinda Hadiri Pembukaan Bazar Ramadhan 1444 H Kecamatan Sako

(Niken)

Komentar