SD Muhammadiyah 2 Palembang Mengadakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila 

Berita Utama1104 Dilihat

Palembang sumselpost.co.id -Kurikulum merdeka memberikan kebebasan dan keleluasaan pembelajaran kepada peserta didik disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan, misalnya bagi masyarakat kota Palembang makanannya adalah pempek, tekwan, laksan, lakso, dan burgo maka peserta didik diajarkan bagaimana membuat makanan makanan tersebut, dari segi pakaian yaitu kain songket, kain jumputan, dan kain tajung.

Pendidik atau guru mengadakan pembelajaran kepada peserta didik tentang kuliner dan kerajinan bertenun. Sehingga diharapkan setelah peserta didik atau siswa lulus dari jenjang pendidikannya dapat mandiri menjadi pedagang dan pengusaha kuliner dan kain tenun tersebut.

Baca Juga  Ditlantas Polda Sumsel Tunda Perjalanan 80 Kendaraan Angkutan Barang Sumbu Tiga Keatas

Awak media sumsel post menemui kepala sekolah SD Muhammadiyah 2 Palembang ibu Nona S.Pd. SD. di halaman sekolah SD Muhammadiyah 2, sedang menyaksikan acara pentas kreasi dan seni (14/12/2023).

Ibu Nona menjelaskan bahwa hari ini menjelang pembagian rapor semester ganjil, peserta didik menampilkan kreasi seni yang sudah dipelajari dari kurikulum merdeka.

Baca Juga  Tim Dokter RS Bhayangkara Polda Sumsel Gelar Bhakti Kesehatan, Berikan Pelayanan 113 Penyandang Disabilitas

Di samping menampilkan kreasi tarian daerah sumatera selatan juga peserta didik memamerkan kuliner pempek, tekwan, burgo, dan lakso. Ini semua hasil buatan mereka sendiri. Hal ini juga dibenarkan oleh ibu guru Siti Fadillah, S.Pd. yang mendampingi kepala sekolah SD Muhammadiyah 2 Palembang.

Semoga generasi penerus bangsa menjadi generasi yang islami dan mandiri.
(Kms. Sofyan Abdullah)

Komentar