Rapat Persiapan Workshop, Lomba, dan Pagelaran Diseminasi Bebaso Terjemahan Al-Qur’an Bahasa Palembang Digelar

Berita Utama76 Dilihat
banner1080x1080

Palembang, Sumselpost.co.id – Panitia pelaksana menggelar rapat persiapan Workshop, Lomba, dan Pagelaran Diseminasi Bebaso Terjemahan Al-Qur’an Bahasa Palembang di Gedung Rafa Tower, UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (3/6/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Prof. Dr. H. Zuhdiyah, M.Ag., yang memaparkan secara rinci rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, mulai dari workshop, lomba, hingga pagelaran pembacaan Saritilawah Terjemahan Al-Qur’an Bahasa Palembang.

Dalam arahannya, Zuhdiyah menjelaskan bahwa workshop akan berlangsung pada 8–12 Juni 2026, sedangkan lomba akan digelar pada 18 Juni 2026. Pada malam harinya, panitia juga akan mengadakan pagelaran pembacaan Saritilawah Terjemahan Al-Qur’an Bahasa Palembang yang dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba.

“Pada tanggal 8 sampai 12 Juni 2026 kita akan menggelar workshop. Kemudian pada 18 Juni 2026 akan dilaksanakan lomba, dan malam harinya digelar pagelaran pembacaan Saritilawah Terjemahan Al-Qur’an Bahasa Palembang sekaligus pembagian hadiah bagi para pemenang,” ujar Zuhdiyah.

Ia menambahkan, workshop akan dibagi menjadi tiga kategori peserta, yakni tingkat SD, SMP, dan umum, dengan total peserta sebanyak 120 orang. Sementara itu, lomba juga dibagi dalam tiga kategori yang sama dengan kuota masing-masing 30 peserta untuk tingkat SD, 30 peserta tingkat SMP, dan 30 peserta kategori umum.

“Para pemenang lomba nantinya akan memperoleh piagam penghargaan, trofi, serta uang pembinaan,” tambahnya.
Kegiatan diseminasi Bebaso Terjemahan Al-Qur’an Bahasa Palembang ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Palembang, Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Dinas Pendidikan Kota Palembang, UIN Raden Fatah Palembang, serta Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumsel.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap Terjemahan Al-Qur’an Bahasa Palembang dapat semakin dikenal dan dilestarikan sebagai bagian dari khazanah budaya dan syiar Islam di Sumatera Selatan.
(Kms. Sofyan Abdullah)

Komentar