Program Unggulan Dinas Dukcapil Bermasalah, Bupati Banyuasin Bakal Ambil Tindakan

Uncategorized351 Dilihat

Banyuasin Sumselpost.co.id — Keluhan masyarakat terkait gangguan sinyal pada saat membuat dokumen kependudukan melalui mobil Keliling Dukcapil Kabupaten Banyuasin direspon oleh Bupati Banyuasin.

Ditegaskan Bupati Banyuasin, dengan kejadian tersebut dirinya akan mengevaluasi dan perbaikan terhadap mobil yang selama ini di banggakan oleh oknum Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Banyuasin tersebut.

“Kita ada program Banyuasin terbuka, salah satunya disini ada mobil canggih yang siap melayani masyarakat untuk membuat dokumen kependudukan,”Ucap. H. Askolani. Bupati Banyuasin, ketika dibincangi awak media, Rabu. 14/6/23.

Baca Juga  Pj Bupati Apriyadi Dilantik Jadi Sekda Muba Definitif

Dirinya mengatakan, terkait gangguan sinyal yang terjadi pada saat masyarakat hendak membuat KTP, KK, AKTA dan KIA Askolani mengatakan akan melakukan perbaikan terhadap mobil tersebut.

“Kita akan evaluasi, kita lakukan perbaikan terhadap mobil tersebut, mobil itu juga baru, mobil ini juga mobil baru kita akan melihat kelemahannya dimana,”Ujarnya.

Salah seorang warga bernama Han, mengatakan gangguan sinyal yang terjadi pada kendaraan canggih tersebut menepis slogan hebat dari oknum Kepala Dinas yang setiap hari berpidato didepan masyarakat ketika masyarakat mengurus dokumen kependudukan.

Baca Juga  Begal Modus Tawuran, Enam Pemuda Ditangkap

“Wah saya pernah ke Kantor Dukcapil Kabupaten Banyuasin itu, kebetulan Kepala Dinas Nya sesumbar bahwa pelayanan mereka terbaik, yang paling hebat mereka memiliki kendaraan canggih, bahwa dimana ada langit disitu ada sinyal, ternyata saya baca di media gangguan terjadi di Desa Rimba balai, “Ucapnya.

Dirinya berpesan kepada oknum Pejabat yang ada di Kabupaten Banyuasin untuk bekerja sesuai fakta bukan hanya gaya saja. Sebab masyarakat membutuhkan pelayanan bukan bualan.

“Pesan saya yang menjadi Oknum pejabat di Pemkab Banyuasin itu sederhana saja namun kerjanya nyata, bukan banyak bicara tetapi faktanya masyarakat kecewa, kami ini petani dan orang yang tidak paham namun yang kami butuhkan pelayanan,”Tukasnya.(ida)

Postingan Terkait

Postingan Terkait

Komentar