Komisi III DPR Minta Baharkam Polri Optimalkan Pengamanan Ramadan Idul Fitri 2026

Nasional152 Dilihat
banner1080x1080

JAKARTA,SumselPost.co.id – Komisi III DPR RI meminta Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri mengoptimalkan berbagai langkah pengamanan selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi tahun 2026. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama periode meningkatnya mobilitas masyarakat.

Mewakili Komisi III DPR RI, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan bahwa pihaknya mendukung program-program prioritas Baharkam Polri pada tahun anggaran 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Komisi III DPR RI mendukung program-program prioritas Baharkam Polri tahun anggaran 2026 sebagai arah pelaksanaan tugas dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, periode Ramadan hingga Idul Fitri merupakan momentum yang memerlukan kesiapan aparat keamanan secara maksimal, mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk arus mudik dan arus balik. Oleh karena itu, Komisi III DPR meminta Baharkam Polri meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan di berbagai wilayah untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan selama masa libur panjang tersebut.

“Komisi III DPR minta Baharkam Polri untuk mengoptimalkan kegiatan pengamanan selama bulan suci Ramadan, arus mudik dan arus balik, hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi tahun 2026,” katanya.

Pada kesempatan yang sana, Legislator Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan bahwa penguatan pengamanan tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga pada langkah-langkah pencegahan yang mampu menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Selain itu, Komisi III DPR juga mendorong Baharkam Polri untuk terus meningkatkan peran dan fungsi kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan yang lebih preventif serta pembinaan yang intensif kepada masyarakat.

Habiburokhman menilai upaya tersebut penting untuk membangun kedekatan antara aparat kepolisian dengan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya situasi sosial yang lebih kondusif. “Program-program yang diarahkan pada pencegahan, pembinaan, serta kedekatan dengan masyarakat perlu terus diperkuat agar tercipta situasi keamanan yang kondusif,” tMpungkas Politisi Gerindra itu. (MM)

 

Komentar