Karhutla Hanguskan 10 Hektare Lahan di Pulau Negara Ogan Ilir

Berita Utama71 Dilihat
banner1080x1080

Ogan Ilir Sumselpost.co.id -Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kebakaran menghanguskan lahan seluas lebih kurang 10 hektare, sementara sekitar 5 hektare berhasil dipadamkan petugas gabungan.

Personel BKO Ditsamapta Polda Sumsel bersama jajaran Polsek Pemulutan menangani kebakaran dengan dukungan Masyarakat Peduli Api (MPA). Penanganan dilakukan untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas ke area lainnya.

Berdasarkan laporan dari Posko Pegayut, petugas masih menghadapi kendala medan saat melakukan pemadaman. Salah satu titik api berada di bagian tengah lahan dan tidak memiliki akses jalan sehingga sulit dijangkau.

Petugas terus melakukan pemadaman dan pengendalian api hingga sekitar pukul 01.30 WIB. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah perambatan api ke area lainnya.

Direktur Samapta Polda Sumsel selaku Ka Opsda Aman Nusa II, Kombes Pol. Ridwan Raja Dewa, S.I.K., mengatakan penanganan karhutla dilakukan dengan mengoptimalkan personel dan sarana prasarana, terutama di lokasi yang memiliki kendala akses.

“Penanganan karhutla terus dilakukan secara terukur di wilayah rawan di Sumatera Selatan. Kendala medan yang sulit dijangkau menjadi tantangan tersendiri, namun personel gabungan tetap siaga dan mengoptimalkan sarana prasarana untuk mencegah meluasnya area kebakaran serta menjaga keselamatan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Ridwan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmen kepolisian dalam membantu penanganan karhutla serta memberikan perlindungan kepada masyarakat di wilayah terdampak.

“Kami memastikan penanganan karhutla dilakukan secara maksimal dan personel terus bersiaga untuk mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran,” ujarnya.

Polda Sumatera Selatan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.(jn.red).

Komentar