DPR: Hak Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Terhambat Persoalan Administrasi

Nasional53 Dilihat
banner1080x1080

DENPASAR,SumselPost.co.id  — Ketua Tim Kunjungan Kerja Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Novita Wijayanti mengungkapkan salah satu tujuan kunjungan kerja kali ini untuk memastikan seluruh ketentuan tersebut terlaksana secara efektif. Sehingga hak pelayanan kesehatan peserta tidak terhambat oleh persoalan administrasi maupun penjaminan.

“Karena itu, koordinasi antara BURT, Jasindo, dan rumah sakit perlu terus diperkuat untuk menjamin kepastian prosedur, kualitas pelayanan medis, dan kecepatan penanganan pasien sesuai ketentuan yang berlaku,” tandas Novita Wijayanti dalam pertemuan dengan Direksi Rumah Sakit Murni Teguh Tuban Bali serta Direksi Jasindo, Senin (2/11/2026).

Rumah Sakit Murni Teguh Tuban Bali merupakan salah satu dari 10 jaringan rumah sakit yang berada di bawah naungan PT Murni Sadar Kasih Abadi. Berlokasi di Kabupaten Badung, rumah sakit ini diresmikan pada 12 Desember 2021 dan berstatus Rumah Sakit Umum Kelas C, dengan layanan rawat jalan, rawat inap, serta Instalasi Gawat Darurat selama 24 jam.

Keberadaan rumah sakit ini menjadi salah satu bagian dari jaringan fasilitas kesehatan yang mendukung pelayanan bagi masyarakat maupun peserta Jamkestama di Bali.

“Bali merupakan salah satu pusat ekonomi dan pariwisata nasional dengan mobilitas masyarakat dan wisatawan yang tinggi. Tingginya intensitas kunjungan wisatawan, aktivitas bisnis, serta perjalanan dinas Pimpinan dan Anggota DPR RI ke Bali, baik untuk kegiatan kedinasan maupun agenda lainnya, turut meningkatkan kebutuhan terhadap fasilitas kesehatan yang mudah diakses, responsif, dan memiliki kapasitas pelayanan memadai,” imbuh Srikandi Parlemen Fraksi Partai Gerinda ini.

Wakil Ketua BURT DPR RI ini menambahkan, dengan kondisi tersebut, keberadaan rumah sakit provider Jamkestama di Bali menjadi sangat penting untuk memastikan peserta memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus terkendala jarak maupun perbedaan wilayah domisili.

“Bali juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata kesehatan atau health tourism/medical tourism. Potensi ini didukung oleh reputasi pariwisata internasional, keberadaan fasilitas kesehatan, serta tenaga medis profesional,” ujar Legislator Dapil Jawa Tengah VIII ini.

Namun, pengembangan potensi tersebut tentu perlu diikuti peningkatan mutu layanan, keselamatan pasien, kesiapan penanganan kegawatdaruratan dan kebencanaan, serta integrasi fasilitas kesehatan dengan sektor pariwisata,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Murni Teguh Tuban Bali dalam sambutannya yang diwakili Kepala Bidang Penunjang Medis, dr. I Gusti Agung Putri Winanthy, mengungkapkan bahwa adanya kunjungan kerja BURT DPR merupakan kesempatan untuk bertukar informasi mengenai berbagai jenis layanan yang tersedia saat ini

“Pelayanan kami yang handal diberikan oleh dokter spesialis penyakit dalam, anak, obgyn, bedah, ortopedi, saraf, mata, THT, urologi paru dan lainnya didukung oleh perawat dan tenaga kesehatan lain yang terlatih dan cekatan. Kami berkomitmen memberikan layanan kesehatan kepada semua lapisan masyarakat dengan mengutamakan profesionalisme,” tutupnya. (MM)

Komentar