Di Indonesia, Muba Jadi Kabupaten Pertama Buka Program Pelatihan dan Penempatan Tenaga Pemanen Bersertifikasi BNSP

Berita Utama1653 Dilihat

Muba Sumselpost.co.id,- Kabupaten Musi Banyuasin tercatat sebagai kabupaten yang pertama di Indonesia melakukan pelatihan dan penempatan tenaga kerja bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Hal ini diketahui setelah Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi Msi secara resmi meluncurkan program tersebut didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muba H Mursalin SE MSi, Presiden direktur PT Hindoli Cargil Anton Bagus Asmara, dan Ketua Komite LSP Migrant Workers Kelapa Sawit Dr Saptarining Wulan SSi MM., di Aula MVC Komplek Balai Latihan Kerja, Sekayu, Senin (28/08/2023).

Pantauan dilokasi, pembukaan pelatihan dan penempatan Tenaga Pemanen bersertifikasi BNSP ini ditandai dengan pemasangan rompi kepada peserta dan diikuti sangat antusias oleh 20 orang peserta.

Selain itu, Pemkab Muba juga mengadakan pelatihan lainnya diantaranya pelatihan persiapan dan penanaman. Pelatihan perawatan kelapa sawit, competent oil palm Harvester, pelatihan Karhutbunla, pendukung operasional alat berat dan mekanisme,

Baca Juga  Sungai Simpit Sudah Banyak di Tumbuhi Rumput Liar

Selanjutnya, Pelatihan Operation & Maintenance Technician yaitu Electrical & Instrument Technician, Control Room Operator Mechanical Technician Boiler Operator Process Operator, Laboratorium Technician Water Treatment Operator.

Dalam pidatonya, Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud mengatakan bahwa kegiatan ini salah satu upaya Pemkab Musi Banyuasin menekan angka kemiskinan dan mengurangi pengangguran.

“Inovasi ini untuk menciptakan tenaga kerja lokal yang profesional, mengurangi kemiskinan dan pengangguran, serta menyiapkan SDM yang unggul berkualitas dan berdaya saing,” tegasnya.

Apriyadi juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang mendukung kebijakan Pemkab Muba menyediakan tenaga kerja siap pakai. Apresiasi ini diberikan kepada lembaga sertifikasi profesi (LSP) kelapa sawit dan PT. Hindoli a Cargill yang telah mempercayai MVC sebagai pelaksana kegiatan ini.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada semua pihak atas terselenggaranya pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja pemanen sawit ini. Seperti diketahui, industri perkebunan kelapa sawit sesungguhnya tidak bisa dilepaskan dengan pengembangan sumber daya manusia dan teknologi,”Ucapnya.

Baca Juga  Diberitakan Pengerjaan Proyek Diduga Asal Jadi, Pelaksana Proyek Rehab Aula Kantor Lurah Gelumbang Berikan Klarifikasi Serta Bantahan

Ia menambahkan Kabupaten Musi Banyuasin sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Sumatera Selatan perlu mengelola sumber daya alam dengan menyediakan sumber daya manusia yang terampil dan berkualitas.

“Alhamdulillah, Muba merupakan pelopor pertama di Sumatera Selatan dalam bidang sertifikasi untuk tenaga pemanen sawit yang dilaksanakan atas kerjasama antara muba vocational center (MVC) dengan PT. Hindoli a Cargill, Gapki, LSP kelapa sawit (bnsp) dan perusahaan perkebunan sawit di kabupaten Musi Banyuasin,”Ujarnya.

Pj bupati juga berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan oleh semua pihak terutama perusahaan – perusahaan yang beroperasi di wilayah Muba. Dirinya mempersilahkan kepada perusahaan – perusahaan untuk memanfaatkan fasilitas pelatihan melalui MVC.

“Semoga makin banyak lagi perusahaan-perusahaan Untuk memanfaatkan fasilitas pelatihan melalui Muba vocational Center (MCV) dengan bersinergi bersama Pemkab Muba,”Harapnya.

Baca Juga  Usman Firiansyah : Lawan Dan  Laporkan Kecurangan Pemilu 2024

Sementara, Presiden Direktur PT Hindoli Cargil Anton Bagus Asmara mengatakan program yang dilakukan Pemkab Muba sangat positif, karena program ini bisa membantu para pekerja di Muba dan perusahaan-perusahaan yang ada di Muba.

Ketua Komite LSP Migrant Workers Kelapa Sawit Dr Saptarining Wulan SSi MM juga sangat mengapresiasi program trobosan yang dilakukan Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud berserta jajaran.

“Kami sangat apresiasi atas trobosan Muba melaksanakan pelatihan dan penempatan tenaga pemanen bersertifikasi BNSP ini. Muba pelopor sertifikasi tenaga pemanen BNSP dan kabupaten pertama di Indonesia. Dan jika pelaksanaan ini sukses, maka Muba akan menjadi role model di seluruh Indonesia,”Ungkapnya. (Ulandari)

Komentar