Tadi Malam UGD Gelumbang Ditutup Rantai Pasien Emak-Emak Terlantar

Uncategorized852 Dilihat

Muara Enim Sumselpost.co.id –  Miris serta prihatin terdapat seorang Emak-emak bernama Nurma (65) warga Kampung II Kelurahan Gelumbang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim yang pada dini hari tadi Sabtu (07/01/2023) pukuk 01:00 WIB, telah terlantar didepan Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Gelumbang karena mengalami sakit.

Dengan diantarkan sang anak Rusmin (40) guna berniat memeriksakan kondisi sang ibu yang pada malam itu mengalami sakit tersebut, rupanya alhasil pintu UGD tutup terkunci oleh rantai dengan gembok, dan mirisnya pada malam itu tidak ada satupun petugas yang ada di UGD Puskesmas Gelumbang yang cukup megah itu.

Kepada media ini sang anak Rusmin (40) warga Kampung II Kelurahan Gelumbang Kecamatan Gelumbang merasa sangat kecewa karena pelayanan tidak didapatkan pada malam itu, hingga sang ibu terlantar beberapa waktu didepan UGD sambil menahan sakit yang dideritanya, dan pada akhirnya sang anak untuk memutuskan kembali pulang ke rumah karena malam sudah larut.

Baca Juga  Disetujui Walikota Palembang, Balai Pertemuan Jadi Gedung Kesenian Palembang

“Ya, UGD tutup digembok pakai rantai, Ibu saya sakit hendak berobat, Saya hantarkan naik motor karena ibu saya tadi malam merintih sakit, namun sedihnya tida ada satupun petugas yang ada di UGD maupun diruang Puskesmas Gelumbang ini,”ungkap Rusmin pada media ini (07/01/2023).

Dikatakan Rusmin, bahwa ibu saya mengalami sakit, sebagai seorang anak tentunya ada kewajiban
jika orangtuanya sakit untuk membantu mengobatinya, apalagi ibu saya sakit komplikasi, dan saya kesal di negeri yang merdeka ini serta katanya UGD 24 jam pelayanan untuk masyarakat nyatanya mana.

Baca Juga  Bacaleg Ramai-ramai Datangi Polres Pagar Alam, Mereka Butuh Ini

“Katanya UGD pelayanannya 24 jam, Ibu saya Tiba-tiba mengeluh sakit dari dalam tubuhnya, kemudian saya bergegas melarikan ibu ke UGD Gelumbang menggunakan motor karena dekat, namun nyatanya pintu UGD ditutup pakai rantai dan gembok,”cetusnya.

Dikatakan Rusmin, peristiwa penutupan UGD serta Ibu saya yang menjadi korban terlantar pada malam dini hari itu, terpaksa saya abadikan melalui rekaman Vidio sebagai bukti, karena saat itu saya sudah kesal dan pada siapa saya menghubungi petugas karena saya mengurus ibu saya yang terus merintih sakit. “Balek Bae Bu, Katek petugas, Pintu UGD digembok pakek rantai, istrahat Bae lagi dirumah Bu,”ucap Rusmin (40) sedikit sedih itu.

Baca Juga  Tahun Baru Resolusi Baru, Astra Motor Sumsel Cari_Aman Bareng AHMP

Sementara mengkonfirmasi pihak Puskesmas Gelumbang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim melalui kepala Puskesmas Gelumbang Fitri Sudariyah, AMkes, guna mempertanyakan hal tersebut,

“Ya Pak saya klarifikasi sekarang, sekarang saya dalam perjalanan menuju Puskesmas”singkat Ka.Pusksmas melalu what shat nya tersebut (07/01/2023) pukul 09:00 WIB.

(JNP)

Komentar