Soroti Bencana di Sumatera, Wakil Ketua DPRD Pali Tegaskan Pemerintah Lestarikan Hutan Dan Alam

Berita Utama256 Dilihat
banner1080x1080

Pali Sumselpost.co.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) Firdaus Hasbulah SH MH, mengucapkan turut belasungkawa atas banyaknya korban yang terjadi akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terjadi pada beberapa hari tersebut.

Dikatakan Firdaus Hasbulah, bahwa bencana yang terjadi adanya dugaan kerusakan ekosistem dan penggundulan hutan secara signifikan meningkatkan resiko dan keparahan banjir bandang,dan kerusakan tersebut, memicu banjir bandang karena hilangnya fungsi resapan air. Pohon dan vegetasi hutan berfungsi sebagai spons alami yang menyerap dan menyimpan air hujan. Akar pohon menciptakan pori-pori didalam tanah yang memungkinkan air meresap ke lapisan tanah yang lebih dalam (infiltrasi).

“Jika hutan digunduli, fungsi ini hilang, dan tanah menjadi padat, sehingga air tidak dapat meresap secara efektif,” ungkap aktivis angkatan 1998 itu (29/11).

Ia mengatakan turut berbelasungkawa atas wafatnya bagi saudara -saudara kita yang tertimpa musibah bencana diwilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat “Semoga bencana ini menjadi pelajaran kita semua, karena pelestarian alam sangatlah penting bagi berlangsungnya kehidupan,” ucapnya Wakil Ketua DPRD Pali tersebut.

Dikatakan Firdaus, mengajak masyarakat terkhusus Kabupaten Pali dan Pemerintah Kabupaten Pali dan umumnya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, untuk menjaga kelestarian alam yang kita miliki dengan giat rajin menanam pohon agar ekosistem hutan tetap terjaga dengan baik, karena melalui pelestarian.pohan serta menggalakan penanaman pohon, akar -akar pohon yang berfungsi sebagai pengikat tanah dan mencegah erosi.

Penggundulan hutan menyebabkan lapisan tanah atas yang kaya nutrisi mudah terbawa arus air.

Kerusakan ekosistem dan hutan gundul mengubah cara kerja alami siklus air di suatu wilayah, mengubah lanskap yang seharusnya mampu mengelola air hujan menjadi jalur cepat bagi air untuk mengalir deras, memicu bencana banjir bandang yang destruktif ,” pungkas Wakil Ketua DPRD Pali, dari Partai Demokrat tersebut (29/11).(jn red)

Komentar