Sinergi Akademik:UIN Raden Fatah Palembang dan Fakultas Islam Nusantara UNUSIA Jakarta Resmikan MoA dan Implementasi Kegiatan Bersama

Berita Utama590 Dilihat
banner1080x1080

Muara Enim, Sumselpost.co.id – Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Islam Nusantara (FIN) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang berlangsung di Gedung UNUSIA Kampus A, Menteng, Jakarta Pusat.

Penandatanganan MoA ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat antara kedua fakultas.

Dalam kegiatan tersebut hadir Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah, Prof. Dr. Endang Rochmiatun, M.Hum, didampingi oleh Wakil Dekan III, Fitriah, M.Hum. Dari pihak UNUSIA, hadir Dekan Fakultas Islam Nusantara, Dr. Ahmad Su’adi, M.A.Hum, serta Wakil Dekan, Dr. Siti Nabila, M.Pd.Turut hadir pula Alanuari, M.A., Sekretaris Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) beserta sejumlah dosen dari UNUSIA.

Dalam sambutannya, Prof. Endang Rochmiatun menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga langkah konkret dalam memperluas jejaring akademik antar perguruan tinggi Islam di Indonesia.

> “Kita ingin mewujudkan sinergi yang produktif antara UIN Raden Fatah dan UNUSIA dalam bidang riset, publikasi, dan penguatan karakter mahasiswa melalui kegiatan akademik dan budaya,” ujar Prof. Endang.

Sementara itu, Dr. Ahmad Su’adi menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya UNUSIA memperluas kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi Islam di Indonesia.

> “Kami menyambut baik inisiatif UIN Raden Fatah. Kolaborasi ini membuka peluang besar untuk pertukaran gagasan dan pengembangan keilmuan berbasis nilai-nilai Islam Nusantara,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut implementasi MoA, kegiatan dilanjutkan dengan webinar hybrid bertajuk International Series yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa. Seminar Hybrid ini menghadirkan Andika Febriansyah, mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam UNUSIA, sebagai salah satu narasumber. Acara tersebut berlangsung pada 14 Oktober 2025, dan menjadi bukti nyata sinergi awal antara kedua fakultas dalam mewujudkan semangat kolaborasi akademik lintas kampus.

Melalui kerja sama ini, kedua fakultas berharap dapat memperkuat kontribusi dalam pengembangan ilmu humaniora dan Islam Nusantara, sekaligus membangun ekosistem akademik yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada kemajuan peradaban.

Komentar