SD Muhammadiyah 2 Palembang Mengadakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila 

Berita Utama1939 Dilihat
banner1080x1080

Palembang sumselpost.co.id -Kurikulum merdeka memberikan kebebasan dan keleluasaan pembelajaran kepada peserta didik disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan, misalnya bagi masyarakat kota Palembang makanannya adalah pempek, tekwan, laksan, lakso, dan burgo maka peserta didik diajarkan bagaimana membuat makanan makanan tersebut, dari segi pakaian yaitu kain songket, kain jumputan, dan kain tajung.

Baca Juga  Kejari Muara Enim Segera Tetapkan Tersangka Dua Perkara Kasus Korupsi Milyaran Rupiah

Pendidik atau guru mengadakan pembelajaran kepada peserta didik tentang kuliner dan kerajinan bertenun. Sehingga diharapkan setelah peserta didik atau siswa lulus dari jenjang pendidikannya dapat mandiri menjadi pedagang dan pengusaha kuliner dan kain tenun tersebut.

Awak media sumsel post menemui kepala sekolah SD Muhammadiyah 2 Palembang ibu Nona S.Pd. SD. di halaman sekolah SD Muhammadiyah 2, sedang menyaksikan acara pentas kreasi dan seni (14/12/2023).

Baca Juga  Peringati Tiga Hari Almarhumah Chodijah Binti M. Hon 

Ibu Nona menjelaskan bahwa hari ini menjelang pembagian rapor semester ganjil, peserta didik menampilkan kreasi seni yang sudah dipelajari dari kurikulum merdeka.

Di samping menampilkan kreasi tarian daerah sumatera selatan juga peserta didik memamerkan kuliner pempek, tekwan, burgo, dan lakso. Ini semua hasil buatan mereka sendiri. Hal ini juga dibenarkan oleh ibu guru Siti Fadillah, S.Pd. yang mendampingi kepala sekolah SD Muhammadiyah 2 Palembang.

Baca Juga  Paripurna RAPBD Legislatif dan Eksekutif Siap Berkolaborasi Untuk Kemajuan Pagaralam

Semoga generasi penerus bangsa menjadi generasi yang islami dan mandiri.
(Kms. Sofyan Abdullah)

Komentar