PKC PMII Sumatera Selatan Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

banner1080x1080

Palembang.SumselPost co.id,–  Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sumatera Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, organisasi kepemudaan, akademisi, serta komunitas lingkungan untuk memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan.

Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian PKC PMII Sumatera Selatan terhadap ancaman karhutla yang setiap tahun berpotensi menimbulkan kabut asap, merusak ekosistem, mengganggu kesehatan masyarakat, serta berdampak pada aktivitas pendidikan dan perekonomian.

Ketua PKC PMII Sumatera Selatan, Syaidina Ali, menegaskan bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah atau aparat penegak hukum.

“Karhutla adalah persoalan bersama yang harus dihadapi secara kolektif. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta aktif melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran. Sinergi yang kuat antara masyarakat, pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, dan organisasi kepemudaan menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya karhutla di Sumatera Selatan,” ujar Syaidina Ali.

Sekretaris PKC PMII Sumatera Selatan, Muhammad Farhan, menekankan pentingnya membangun budaya sadar lingkungan, khususnya di kalangan generasi muda.

“Generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan. PMII siap menjadi mitra seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan edukasi, sosialisasi, dan gerakan nyata untuk mencegah karhutla. Kami mengajak seluruh masyarakat Sumatera Selatan agar bersama-sama menjaga alam sebagai warisan yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang,” kata Muhammad Farhan.

Sementara itu, Bendahara PKC PMII Sumatera Selatan, Heru Setiawan, menilai bahwa upaya pencegahan karhutla memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk sektor swasta dan dunia usaha.

“Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan kontribusi semua pihak. Dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga masyarakat di tingkat desa harus bersatu membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Investasi terbaik yang dapat kita berikan hari ini adalah menjaga kelestarian alam agar Sumatera Selatan tetap sehat, produktif, dan terbebas dari bencana asap,” ungkap Heru Setiawan.

PKC PMII Sumatera Selatan juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama pada musim kemarau, dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta mendukung langkah-langkah pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah dan instansi terkait.

Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, PKC PMII Sumatera Selatan optimistis upaya pencegahan karhutla dapat berjalan lebih efektif sehingga Sumatera Selatan dapat terhindar dari bencana asap dan tetap menjadi daerah yang sehat, hijau, dan produktif bagi seluruh masyarakat.

PKC PMII Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari gerakan kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui edukasi, pengabdian kepada masyarakat, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan Sumatera Selatan yang bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Komentar

News Feed