PERMAHUM SUMSEL Dorong Lahirnya Mahasiswa Hukum Kritis dan Berintegritas Melalui MPK Ke-IV

banner1080x1080

SumselPost.co.id. Palembang, 12 Juli 2026 – Perserikatan Mahasiswa Hukum Sumatera Selatan (PERMAHUM SUMSEL) menyelenggarakan Masa Pelatihan Kader (MPK) Ke-IV selama dua hari, pada 11–12 Juli 2026, bertempat di Anjungan Kabupaten Lahat, Kawasan Dekranasda Jakabaring, Kota Palembang. Mengusung tema “Membangun Mahasiswa Hukum yang Kritis, Berintegritas, dan Berjiwa Kepemimpinan,” kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Hukum dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Sumatera Selatan sebagai bagian dari proses kaderisasi untuk memperkuat kapasitas intelektual, karakter, dan kepemimpinan generasi muda hukum.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan wawasan organisasi, kemampuan berpikir kritis, serta membangun integritas dan jiwa kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan dunia hukum di masa depan.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemateri, yaitu Dr.(C) Albizia Rahidin Anang, S.E., M.M., Iswadi Idris, S.H., M.H., serta H. Nazaruddin Hasan, S.H., M.H. Ketiganya menyampaikan materi mengenai kepemimpinan, organisasi, integritas, serta peran strategis mahasiswa hukum dalam menghadapi dinamika perkembangan hukum di Indonesia.

Dalam sesi wawancara, Ketua Umum PERMAHUM SUMSEL, Rindi Yani Azhari, M.H., mengatakan bahwa MPK Ke-IV merupakan momentum penting dalam mencetak kader-kader mahasiswa hukum yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan integritas yang kuat.

“Melalui MPK Ke-IV ini, kami ingin melahirkan kader-kader mahasiswa hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, daya kritis, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian terhadap persoalan hukum dan masyarakat. Kehadiran para pemateri memberikan wawasan dan pengalaman yang menjadi bekal bagi peserta untuk terus berkembang sebagai calon penegak hukum maupun pemimpin di masa depan,” ujar Rindi Yani Azhari, M.H.

Sementara itu, Dr.(C) Albizia Rahidin Anang, S.E., M.M., yang juga menjadi salah satu pemateri dalam MPK Ke-IV, menilai bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, khususnya mahasiswa hukum, agar memiliki kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, serta integritas dalam menghadapi tantangan zaman.

“Mahasiswa hukum merupakan aset bangsa yang akan menjadi bagian penting dalam penegakan hukum di masa depan. Oleh karena itu, mereka harus membangun karakter yang kuat, menjunjung tinggi integritas, serta terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kepemimpinan. Saya mengapresiasi penyelenggaraan MPK Ke-IV PERMAHUM SUMSEL sebagai ruang pembinaan yang mampu melahirkan kader-kader berkualitas, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan hukum di Indonesia,” ujar Dr.(C) Albizia Rahidin Anang, S.E., M.M.

Melalui penyelenggaraan MPK Ke-IV, PERMAHUM SUMSEL menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kaderisasi mahasiswa hukum di Sumatera Selatan melalui pembinaan yang berkelanjutan. Organisasi berharap para peserta mampu mengimplementasikan ilmu, nilai-nilai integritas, serta semangat kepemimpinan yang diperoleh selama pelatihan, sehingga dapat menjadi generasi muda hukum yang profesional, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi penegakan hukum, masyarakat, serta pembangunan bangsa.( Rilis)

Postingan Terkait

Postingan Terkait

Komentar