Menyapa Warga RI di Jepang, Puan Singgung Pentingnya Peningkatan People to People Contact

Nasional382 Dilihat

JAKARTA,SumselPost.co.id – Ketua DPR RI Puan Maharani menyapa warga negara Indonesia yang berada di Jepang. Hal tersebut ia lakukan dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke negeri matahari terbit tersebut.

Setelah melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida, Puan hari ini bertemu dengan masyarakat Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo. Kedatangan Puan sekaligus untuk menghadiri resepsi diplomatik di KBRI Tokyo dalam rangka peringatan kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia (RI) dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 TNI.

Acara tersebut digelar di Wisma Duta, KBRI Tokyo, pada Rabu (11/10/2023) siang waktu setempat. Tiba di lokasi acara, Puan disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi beserta jajaran KBRI Tokyo.

Puan datang didampingi Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris, Anggota Komisi V DPR RI Irine Yusiana Roba Putri dan Sekjen DPR RI Indra Iskandar. Turut hadir pula dalam acara ini Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria dan Ketua Asosiasi Indonesia Jepang (JAPINDA) Yasuo Fukuda.

Resepsi Diplomatik di KBRI Tokyo diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Jepang, Kimigayo. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemutaran vidoe tentang 65 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang dan video profil TNI.

Acara dimeriahkan dengan pagelaran busana karya desainer Torang Sitorus. Karya busana yang disajikan Torang Sitorus kali ini cukup spesial karena memadukan kain asli Sumatera Utara seperti Ulos, dengan keanggunan sutra Jepang.

Baca Juga  Mahfuz Sidik Berharap Pertemuan Jokowi-MBS Bicarakan Kemerdekaan Palestina

Puan memuji karya Torang Sitorus yang disajikan dalam pagelaran busana tersebut. Apalagi Torang Sitorus memadukan wastra nusantara dengan kain sutra yang menjadi keunggulan Jepang.

“Karya busana ini memadukan budaya Indonesia dan Jepang, yang dapat dimaknai sebagai kuatnya hubungan Indonesia-Jepang,” kata Puan.

Dalam kesempatan itu, Puan menyapa warga Indonesia di Jepang yang hadir pada resepsi diplomatik di KBRI Tokyo. Ia pun menyampaikan rasa senangnya bisa bertemu dengan masyarakat Indonesia yang ada di Jepang.

“Menjadi kebahagiaan tersendiri bahwa di saat Indonesia dan Jepang sedang merayakan 65 tahun pembentukan hubungan diplomatik kedua negara, maka kami semua dapat berkumpul di Tokyo, Jepang untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia dan hari jadi TNI,” ungkap Puan.

Pada Juni 2023 lalu Indonesia berkesempatan menjadi negara yang dikunjungi oleh Kaisar Naruhito bersama Permaisuri Owada Masako dalam lawatan resmi pertama mereka ke luar negeri. Puan menegaskan, hubungan Indonesia dan Jepang sudah terjalin sejak lama.

“Kedua negara kita memang memiliki hubungan sejarah yang panjang dan sejarah sudah mencatat bahwa persahabatan Indonesia dengan Jepang tidak hanya terjalin di masa senang tetapi juga di masa sulit. Itu adalah sebuah ciri persahabatan yang baik,” tuturnya.

Dengan hubungan persahabatan yang erat, Puan menyakini bahwa kerja sama Indonesia dan Jepang di masa mendatang akan lebih banyak lagi. Ia menyebut, kedua negara bersama-sama berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi di berbagai bidang.

Baca Juga  DPD RI Menyayangkan Tindakan Mahasiswa Usir Pengungsi Rohingya di Aceh

“Sebagai Ketua DPR RI, saya terus mendukung upaya peningkatan hubungan Indonesia-Jepang agar lebih bermanfaat bagi rakyat kedua negara,” ujar Puan.

Kepada WNI di Jepang, Puan mengungkap isi pertemuannya dengan PM Fumio Kishida kemarin, Selasa (10/10), guna mendiskusikan perkembangan hubungan kedua negara dalam berbagai sektor di masa mendatang.

Saat bertemu dengan PM Fumio Kishida, Puan mengajak Jepang untuk ikut berinvestasi pada proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, serta mendorong komitmen perusahaan otomotif Jepang untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi, khususnya untuk kendaraan listrik.

“Dengan semakin kuatnya hubungan antara Indonesia dengan Jepang, maka kedua negara kita memiliki kesempatan untuk menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi Asia di masa depan,” terang mantan Menko PMK itu.

Puan kemudian menekankan pentingnya Indonesia dan Jepang untuk terus memperdalam hubungan antar masyarakat atau people to people contact. Dalam hubungan kerja sama bilateral, ia menyebut memang negara merupakan aktor utama. Namun di balik itu ada peran warga kedua negara yang sangat penting.

Praktik people to people contact sendiri menargetkan masyarakat sebagai komunitas internasional yang perlu dipengaruhi dengan cara diplomasi yang cair, alamiah dan familiar.

Baca Juga  DPD RI Sebut Tumpang Tindih, Sebaiknya Bubarkan Salah Satu atau Merger Bulog - BPN

Untuk itu, Puan mengajak masyarakat Indonesia yang ada di Jepang membantu negara dalam memperkuat hubungan dengan Jepang. Salah satu caranya dengan meningkatkan people to people contact yang menjadi pilar penting dalam hubungan Indonesia dan Jepang selama ini.

“Masyarakat kedua negara kita selama ini sudah mengenal satu sama lain dengan sangat baik. Sehingga menjadi tugas kita untuk memenuhi keinginan rakyat dengan menguatkan hubungan kedua negara yang berorientasi pada kepentingan rakyatnya atau people oriented relations,” jelas Puan.

Cucu Bung Karno ini menambahkan, pelibatan generasi muda antar-negara sangat diperlukan. Puan menilai, pelibatan generasi muda dapat mendukung pengembangan kerja sama antara Indonesia dengan Jepang di bidang pendidikan dan kebudayaan.

“Saya melihat fondasi hubungan Indonesia dan Jepang adalah sangat solid. Hal ini akan menjadi dasar guna semakin memperdalam hubungan di masa depan. Akhir kata, saya mengajak kita semua yang hadir untuk memperkuat komitmen guna terus meningkatkan hubungan Indonesia dan Jepang. Terimakasih, Dōmo arigatōgozaimasu,” pungkas Puan.(MM)

 

Komentar