Menuju Parlemen Modern, Setjen DPR RI Integrasikan Sistem Perjalanan Dinas yang Efektif dan Akuntabel

Nasional49 Dilihat
banner1080x1080

JAKARTA,SumselPost.co.id – Pemanfaatan aplikasi perjalanan dinas terintegrasi menjadi langkah konkret Sekretariat Jenderal DPR RI dalam mendorong tata kelola yang lebih modern, efektif, dan akuntabel. Untuk mencapai hal tersebut, Bagian Perjalanan, Biro Keuangan Setjen DPR RI menggelar Sosialisasi Aplikasi perjalanan Dinas Terintegrasi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (2/2/2026).

Kepala Biro Keuangan Setjen DPR RI, Indra Pahlevi menjelaskan, pengembangan sistem ini merupakan bagian dari transformasi digital yang tengah dilakukan di lingkungan Setjen DPR RI. Ia menegaskan sosialisasi ditujukan untuk memperkenalkan integrasi tiga aplikasi yang telah dikembangkan sebelumnya dalam mendukung pengelolaan perjalanan dinas.

Sebelumnya, Biro Keuangan telah memiliki aplikasi Aladin dan Sitangguh. Pada akhir 2025 lalu diluncurkan juga aplikasi Pandora yang difungsikan untuk penunjang proses administrasi perjalanan dinas.

“Hari ini kita coba memberikan sosialisasi itu karena dari tiga aplikasi utama di Biro Keuangan ini adalah kita ingin semuanya terintegrasi dalam rangka tentu adalah parlemen modern, good governance serta penyederhanaan proses,” ujar Indra.

Lebih lanjut, ia menuturkan, selama ini masih kerap ditemukan kendala dalam proses perjalanan dinas, mulai dari tahap pengajuan, perencanaan, hingga pertanggungjawaban. Tidak jarang, laporan perjalanan dinas baru dapat diselesaikan setelah berbulan-bulan karena proses administrasi yang berbelit.

Indra menyampaikan bahwa melalui sistem terintegrasi, pegawai diharapkan tidak lagi harus bolak-balik dalam mengurus berkas administrasi. Seluruh dokumen diarahkan untuk berbasis digital secara menyeluruh, bukan sekadar mengunggah salinan berkas fisik, tetapi benar-benar mengedepankan proses yang serba digital.

“Dengan sistem yang terintegrasi ini kita harapkan semua proses itu menjadi jauh lebih cepat. Tentu kita juga membutuhkan kedisiplinan dari semua stakeholders terkait dengan perjalanan dinas ini,” jelasnya.

Indra menambahkan, integrasi sistem tersebut juga diarahkan untuk memperkuat aspek akuntabilitas dalam pengelolaan perjalanan dinas. Melalui sistem yang terhubung, proses administrasi diharapkan menjadi lebih tertib, transparan, serta mudah dipantau.

“Ini juga bagian dari upaya kita untuk meningkatkan akuntabilitas. Jadi sistem perjalanan dinas terintegrasi ini adalah tujuan utamanya adalah efektif, efisien dan akuntabel,” tegas Indra lagi.

Menurut Indra, penerapan sistem digital ini juga bertujuan meminimalisir potensi kesalahan yang bersumber dari faktor manusia, meskipun diakui bahwa teknologi juga memiliki keterbatasan. Karena itu, sistem akan terus diperbarui dan dikembangkan melalui kerja sama dengan Pustekinfo Setjen DPR RI.

Pada kesempatan tersebut, Indra turut mengajak seluruh pihak di lingkungan Setjen DPR RI untuk mendukung implementasi aplikasi perjalanan dinas terintegrasi. Ia berharap sistem ini dapat membentuk pengelolaan perjalanan dinas yang lebih tertib, patuh regulasi, dan berorientasi pada prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Pada acara tersebut, Indra mengajak seluruh pihak di lingkungan Setjen DPR RI untuk mendukung implementasi aplikasi perjalanan dinas terintegrasi. Ia berharap penerapan sistem ini dapat meningkatkan kualitas pengelolaan perjalanan dinas yang lebih tertib, patuh regulasi, serta berorientasi pada prinsip tata kelola yang baik, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi secara lebih efektif dan bertanggung jawab. (MM)

 

Komentar