JAKARTA,SumselPost.co.id – Pelantikan Pengurus IABA (Indonesian Association of British Alumni) tanggal 14 Februari 2026 di gedung BRILian di Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan berlangsung khidmat dan meriah.
Acara pelantikan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional antara lain Hakim MK Arsul Sani, Kepala Staf Kepresidenan M Qodari, Menparekraf Teuku Rifqy Harsya, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan, dan alumni senior lainnya, yang kesemuanya pernah studi di Inggris.
Pelantikan Pengurus dipimpin oleh Ketua Umum terpilih Triono Junoasmono yang memimpin pembacaan ikrar atas sekitar 140 orang Pengurus Alumni dari berbagai Universitas di Britania Raya.
Tercatat di dalam Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, Dewan Pakar, Dewan Pertimbangan, Dewan Pembina, dan Dewan Pengawas diantaranya Agus Harimurti Yudhoyono (Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan), Teuku Riefky Harsya (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia), Desra Percaya (Duta Besar Indonesia untuk Britania Raya), Juda Agung (Wakil Menteri Keuangan), Hariono Isman, Saiful Haq Manan, Redha Bhawika, Siddharta Moersjid, Irnanda Laksanawan, M Qodari, Ashwin Sasongko, Arya rezavidi, Dyah Roro Esti Widya Putri, Saldi Isra, Arsul Sani, Hikmahanto Juwana, Surat Indrijarso, Gatot Prawiro, Basilio Araujo, Suyanto Mahdiputra, TM Luthfi Yazid, Yudi Hadori, dan sejumlah tokoh nasional lainnya.
Adapun yang duduk dalam Dewan Eksekutif diantaranya, Triono Junoasmono (Ketua Umum), Ifan Haryanto, Bagus Pratomo, Aldian Vounthougenerenth, dan Farhana Desfila.
Kepengurusan IABA saat ini tidak lepas dari peran tiga alumni UK yang menjadi mengurus sementara sebagai Caretaker IABA yaitu Basilio Araujo, Tahir Musa Luthfi Yazid, dan Suyanto Mahdiputra, yang memberikan “jalan” ( paved the way) bagi kepengurusan saat ini, karena masa transisi kepemimpinan yang sebelumnya dengan yang sekarang mengalami beberapa kendala.
Memberikan sambutan/kesan dan pesan diantaranya, Triono Junoasmono, Arsul Sani, Irnandan Laksanawan, M Qodari, Brian Yuliarto, Juda Agung, dan Desra Percaya. Dalam sambutannya, Kepala Staf Presiden menceritakan pengalamannya saat kuliah di University of Essex ia menceritakan bagaimana untuk survive dan berbelanja Indomie di London.
Namun atas semua itu dengan segala perjuangannya, telah mengantarkannya menjadi seperti sekarang. Karena itu, ia sepakat dengan yang disampaikan Triono Junoasmono (Ketua Umum IABA) agar alumni Inggris dapat bersatu dan bersinergi untuk memberikan dampak bagi negara.
Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan (Brian Yuliarto) yang menegaskan bahwa alumni Inggris memiliki kelebihan yang harus dikembangkan yaitu akademik, pengalaman global, dan jejaring internasional.
Oleh sebab itu, gagasan pemerintah yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, untuk mendorong kerja sama antar perguruan tinggi Indonesia dengan UK harus didukung oleh semua pihak. IABA juga siap bekerjasama dengan organisasi alumni universitas manapun, baik alumni universitas di luar negeri maupun luar negeri, sepanjang untuk kemajuan negeri. (MM)















Komentar