Karmila Sari Komisi X DPR Dorong Percepatan Revitalisasi Sekolah dan Penyaluran Dana Kebudayaan di Siak

Nasional60 Dilihat
banner1080x1080

SIAK,SumselPost.co.id — Anggota Komisi X DPR RI Karmila Sari menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan dan pelestarian kebudayaan harus berjalan beriringan. Hal tersebut ia sampaikan saat Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI ke Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Rabu (22/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Komisi X DPR meninjau langsung SD Negeri 01 Benteng Hulu sekaligus mendengar berbagai kebutuhan pembangunan sarana pendidikan di daerah tersebut.

Karmila mengapresiasi pemerintah yang telah mengalokasikan anggaran revitalisasi reguler sebesar Rp1,2 miliar untuk SD Negeri 01 Benteng Hulu. Namun, ia mengingatkan masih banyak sekolah lain yang memerlukan perhatian, terutama di wilayah pelosok Kabupaten Siak.

“Kami bersyukur revitalisasi SD Negeri 01 Benteng Hulu sudah mendapatkan anggaran. Tetapi masih ada beberapa sekolah yang bangunannya membutuhkan perbaikan. Apalagi Siak memiliki 12 kecamatan, sehingga sekolah-sekolah di daerah terpencil juga harus memperoleh perhatian yang sama,” ujarnya.

Sebagai Legislator Dapil Riau I, Karmila menegaskan akan terus memperjuangkan kebutuhan pendidikan maupun kebudayaan di daerah pemilihannya melalui fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan yang dimiliki DPR RI.

“Kami di Komisi X DPR akan terus mengawal pembangunan pendidikan dan kebudayaan. Pengawasan tidak hanya dilakukan oleh DPR, tetapi juga bersama Balai Pelestarian Kebudayaan serta pemerintah daerah agar setiap program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Selain persoalan pendidikan, Karmila juga menyoroti pentingnya penyelesaian berbagai dukungan pendanaan bagi sektor kebudayaan, termasuk dana hibah yang dinilai perlu segera direalisasikan sesuai ketentuan.

Menurutnya, hasil kunjungan lapangan akan menjadi bahan penting dalam pembahasan bersama kementerian terkait, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah yang mengharuskan adanya skala prioritas.

“Kami memahami saat ini terdapat penyesuaian anggaran di kementerian, sehingga semua harus diprioritaskan. Justru karena kami turun langsung melihat kondisi di lapangan, maka kebutuhan yang benar-benar mendesak dapat kami perjuangkan agar menjadi prioritas pemerintah,” katanya.

Ia optimistis kunjungan kerja Komisi X DPR RI akan memperkuat perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan pembangunan pendidikan maupun pelestarian budaya di Kabupaten Siak. “Harapan kami, apa yang kami lihat dan dengar langsung di lapangan dapat segera ditindaklanjuti sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, baik melalui perbaikan fasilitas pendidikan maupun pelestarian warisan budaya di Siak,” tutup Karmila. (MM)

Komentar