Kakak Beradik Menghabisi Nyawa Guru Ngaji di Rekonstruksi

Berita Utama959 Dilihat

Palembang, Sumselpost. co. Id-  Kasus pembunuhan yang menewaskan Erik Septian (34) seorang guru ngaji di rekonstruksi oleh penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel. 21 adegan yang langsung diperankan oleh pelaku kakak beradik Rabu (15/11).

Pembunuhan tersebut terjadi di Perumahan Griya Sejahtera, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, Senin 28 Febuari 2023 lalu.

Rekonstruksi diperankan langsung oleh Yudi, Egi dan Heru memperagakan pembunuhan sadis tersebut, dari adegan pertama berkumpul di warung tuak. Dimana mereka sudah membawa senjata untuk menghabisi nyawa korban.

Mereka sudah merencanakannya pasalnya Egi menaruh dendam kepada korban Erik, kemudian mengajak mereka. Dengan berkata “pelah Kito balas dendam” dengan ajak itu tiga orang pelaku pun mau.

Baca Juga  Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Bersatu Tuntut Karhutla Di Sumsel Segera Diatasi

Pada adegan kedua selanjutnya mereka mencari keberadaan korban menggunakan sepeda motor, dimana mereka berboncengan bertiga. Satu orang pelaku yang masih (DPO) Aan menggunakan sepeda sendirian.
Selanjutnya mereka bertemu di lapangan badminton tak jauh rumah korban, sebelumnya mereka bertanya kepada teman-teman korba mana yang nama Erik. Pelaku Egi pun menunjukkan ini orangnya bernama Erik.

Kemudian adegan empat pelaku Yudi langsung menusuk perut korban sebelah kiri, belum puas pelaku kembali menusuk dada korban sebanyak satu kali. Masih belum puas pelaku ini pun kembali menusuk perut korban hingga ususnya keluar.

Baca Juga  Tawuran Remaja, Satu Tewas Dan Dua Kritis

Terancam korban pun mencoba menyelamatkan diri dari para pelaku, sambil memegang perut yang sudah keluar ususnya. Kemudian pelaku lainya Yudi Heru Egi masih mengejar korban walau sudah terduduk pelaku masih memukul korban dengan besi yang dibawanya.

Ironisnya pembunuhan ini pada adegan kedelapan masih di tusuk oleh para pelaku di bagian dada samping kanan, bahkan penusukkan tersebut didepan calon istri korban.

Dengan kondisi sudah di pegang oleh pelaku Egi agar tak bisa melawan lagi.
Setelah korban sudah tak berdaya lagi dan warga sekitar keluar, para pelaku langsung melarikan diri. Dan korban langsung dibawa kerumah sakit terdekat sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga  Terkait Kericuhan dan Pembakaran di Desa Paldas, Masyarakat Meminta Pihak PT BCM Cabut Laporan Polisi dan Tidak Melakukan Aktivitas

Sementara Topa Keluarga korban mengatakan, proses rekonstruksi yang dilakukan polisi sudah sesuai dengan kejadian nya. Meminta kepada polisi agar para pelaku dihukum sesuai kejadiannya.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika mengatakan, hari ini melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan yang para pelaku merupakan kakak adik.

Komentar