Jembatan Gantung Putus Akses Masyarakat Empat Petulai Dangku Muara Enim Lumpuh

Berita Utama1529 Dilihat

Muara Enim Sumselpost.co.id -Peristiwa jembatan gantung ambrol serta putus diwilayah Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim pada Rabu pagi (17/01/2024) membuat masyarakat yang menggunakan jembatan sebagai sarana akses tersebut, menjadi lumpuh total.

Kondisi bangunan jembatan gantung sepanjang 250 meter dikawasan Desa Kahuripan Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim yang mengalami ambrol serta putus itu, diduga kuat adanya abrasi dari sebuah pondasi jembatan yang tidak kuat dalam menahan kondisi banjir air sungai hingga air meluap.

Kepada media ini saat dikonfirmasi Kepala Dusun (Kadus) 2 Desa Kahuripan Kecamatan Empat Petulai Dangku Lusi Aryanto, mengungkapkan, bahwa putusnya jembatan gantung membuat akses masyarakat menjadi lumpuh total, terutama aktifitas menyadap karet, Anak-anak sekolah dan akses lainya.

Baca Juga  Video Viral Rumah Mewah Kapolsek Ulu Musi, Polda Sumsel Beri Klarifikasi

Lanjut Ibu Kadus Lusi, bahwa akses jembatan gantung sepanjang kurang lebih 250 meter yang mengalami putus tersebut, sering dipergunakan sebagai akses kegiatan masyarakat di 10 Desa, diantaranya warga Desa Kuripan, Kuripan Selatan, Kahuripan Baru, Muara Niru, Banu Ayu, Tebat Agung, Pangkalan Babat, dan warga Desa lainnya.

“Tahun 2015 jembatan gantung ini dibangun pak, Kini ambrol dan putus menyebabkan akses menjadi lumpuh, beruntungnya pada saat ambrol tidak ada korban, dan ambrolnya jembatan diduga terjadi abrasi karena banjir ,”terang Ibu Lusi selaku Kadus II Desa Kahuripan.(17/01).

Baca Juga  Sejumlah Personil Polda Sumsel Di Ganjar Pin Emas

Ditambahkan Lusi, berharap adanya peristiwa ambrolnya serta putusnya jembatan gantung untuk akses masyarakat 10 Desa diwilayah Kecamatan Empat Petulai Dangku, dapat dibangun jembatan permanen mengingat kondisi sungai Lematang sering terjadi bencana banjir, dan contoh saja hari ini terdapat warga bernama Ida Afriani warga Desa Kuripan Selatan yang melaporkan tidak dapat berjualan ke kalangan kerena jembatan putus,”tambahnya.

Sementara Kepala Desa Kahuripan Selatan Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim Insahri, menerangkan, bahwa kondisi jembatan gantung yang putus tersebut, panjangnya sekitar 218 meter dan terjadi putus pada hari ini Rabu (17/01/2024) sekitar pukul 05:00 WIB, “singkat Kades Insahri, melalui what Shap nya pada media ini.(j”n).

Komentar