Jalan Raya Nasional Rute Palembang -Prabumulih Masih Dibiarkan Rusak

Berita Utama156 Dilihat
banner1080x1080

Muara Enim Sumselpost.co.id -Kondisi jalan nasional yang mengalami rusak parah dikawasan depan SPBU Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim, masih dibiarkan menganga dan belum mendapatkan perbaikan dari dinas yang dianggap terkait.

Kerusakan jalan raya nasional rute Palembang -Prabumulih tersebut, merupakan jalan nasional akses penting bagi kendaraan roda dua dan empat, baik itu dari kendaraan lokal maupun dari luar daerah, serta kendaraan lintas Provinsi.
Kerusakan jalan tersebut terpantau hancur di ruas jalan yang hampir badan jalanya dipenuhi lobang-lobang yang menganga lebar serta dalam. Ditambah lagi buruknya sistem drainase yang mampet tersebut, membuat air meluap hingga kejalan yang menyebabkan aspal dan tanah hancur dengan tanpa sesuai yang sebagaimana mestinya.

Hampir rata-rata pengguna jalan yang melintasi jalan raya yang rusak parah tersebut mengeluh serta menggerutu dan memprotes, karena hingga beberapa bulan terakhir ini belum mendapatkan perbaikan.

“Aneh saja pak, kok sudah rusak parah cak ini belum juga diperbaiki, padahal pengguna jalan tidak sedikit mengalami insiden kecelakaan, maupun kendaraanya mengalami kerusakan ,” ungkap Rahman (40) warga Gelumbang Raya (21/01/2026).

Diberitakan sebelumnya, bahwa salah satu tokoh Gelumbang Raya Japri, S,Sos, yang menanggapi atas adanya kerusakan jalan nasional tersebut, mengungkapkan bahwa tanggung jawab perbaikan jalan merupakan tanggung jawab pemerintah melalui dinas terkait, namun, jika kita saling lempar tanggung jawab, serta meributkan kewenangan masing-masing, maka perbaikan jalan tak kunjung diperbaiki, dan lebih memilih menutup mata dan telingah.

“Kalau kerusakan jalan tersebut, sudah kategori darurat serta kondisinya sangat mendesak, dan kewajiban pemerintah harus memperbaikinya ,” ujar Japri ,S.Sos.
Hingga saat ini media ini belum mendapatkan keterangan resmi atas adanya kerusakan jalan nasional yang mengalami kerusakan yang sangat parah tersebut.(21/01)(jn.red)

Komentar