Imbas Karhutlah, Kabut Asap Pekat Makin Parah Menyelimuti Kota Palembang

Berita Utama111 Dilihat
banner1080x1080

Palembang Sumselpost.co.id -Kondisi kabut asap masih mendominasi menyelimuti Kota Palembang pada Sabtu malam (05/09/2026). Kabut asap terpantau semakin tebal akibat meningkatnya aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dari informasi yang didapat serta dihimpun, bahwa penyebab utama kabut asap pekat tersebut, dipicu oleh Karhutla yang melanda wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), termasuk terjadi kebakaran dikawasan Kebun Raya Sriwijaya, Ogan Ilir, serta terdapat beberapa lahan kosong dipinggiran kota seperti di Semata Borang.

Salah satu warga pengguna jalan di kota Palembang mengungkapkan, bahwa asap pada Sabtu malam Minggu ini terasa lebih menyengat dan pekat pada malam hari ini.

Kondisi ini disebabkan oleh penurunan suhu udara malam yang tentunya membuat partikel polutan (polusi), dan terperangkap lebih dekat dengan pemukiman tanah, sehingga memicu sesak napas bagi warga yang melakukan aktivitas.
“Jarak pandang akibat kabut asap sangat mengganggu sekali. Sejumlah titik dalam kota seperti di Jakabaring, Jembatan Ampera,dan Jembatan Musi II, sangat parah kabut asapnya ,” ungkap Lekin Subarno, Sabtu malam (05/09).

Dikatakannya,bahwa dampak dari kabut asap tebal ini bahkan dapat memicu terjadi kecelakaan jika tidak berhati-hati, dan jarak pandang pastinya terasa terganggu dalam perjalanan,” kata Lekin S, usai beraktivitas dan hendak pulang ke kostnya di Palembang tersebut, Sabtu malam (05/09).

Sementara itu, menurut laporan BMKG, indeks kualitas udara di Palembang masuk dalam kategori “Sangat Tidak Sehat”. Warga sangat disarankan untuk selalu menggunakan masker jika terpaksa keluar rumah.(jn.red)

Komentar