Palembang, Sumselpost.co.id — Haul ke-26 KH Abdul Malik Tadjuddin digelar di Kompleks Perguruan Nahdlatul Ulama (NU), Jalan A. Yani, Kecamatan Plaju, Palembang, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang dan mendoakan almarhum KH Abdul Malik Tadjuddin, tetapi juga menjadi ajang memperkuat sinergi antara ulama, umaro, Kesultanan Palembang Darussalam, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) dan paguyuban di Kota Palembang.
Sejumlah unsur yang terlibat dalam sinergi tersebut di antaranya Kerukunan Keluarga Palembang (KKP), Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan, Yayasan Mambaul Ma’arif, serta Nahdlatul Ulama (NU).
Salah satu anak almarhum KH Abdul Malik Tadjuddin, Prof. Dr. Zuhdiyah, M.Ag., mengatakan keluarga besar almarhum berupaya membangun hubungan dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat.
“Kami dari pihak keluarga almarhum KH Abdul Malik Tadjuddin terus menjalin sinergi dan kerja sama dengan para ulama, umaro, Kesultanan Palembang Darussalam, PMPB Sumsel, KKP Kota Palembang, serta ormas keagamaan,” ujar Zuhdiyah saat ditemui dalam kegiatan haul.
Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan dapat terus terjalin dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, budaya, serta kebersamaan di Kota Palembang.
Haul ke-26 KH Abdul Malik Tadjuddin turut dihadiri sejumlah ulama Kota Palembang dan unsur Pemerintah Kota Palembang. Dari Pemkot Palembang hadir Asisten II, M. Isnaini.
Hadir pula Ketua Umum PMPB Sumsel M. Yusuf Malaya dan Ketua KKP Kota Palembang, Ir. Kgs. H. Abdul Rozak, M.Sc., serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Kegiatan haul berlangsung dalam suasana khidmat dan menjadi momentum silaturahmi bagi keluarga almarhum bersama para ulama, pemerintah, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat yang hadir.
(Kms. Sofyan Abdullah)












Komentar