Hadapi Cuaca Panas dan Ancaman Karhutla, Polda Sumsel Gelar Sholat Istisqo

Berita Utama107 Dilihat
banner1080x1080

Palembang Sumselpost.co.id -Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggelar Sholat Istisqo di Lapangan Mapolda Sumsel, Kamis (27/8/2026), sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel dan seluruh personel beragama Islam di lingkungan Mapolda Sumsel.

Pelaksanaan Sholat Istisqo menjadi bagian dari ikhtiar bersama di tengah meningkatnya potensi Karhutla akibat kondisi kemarau. Berdasarkan pemantauan yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan, jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera Selatan menunjukkan peningkatan dalam dua pekan terakhir.

Selain Sholat Istisqo, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Momentum tersebut juga diisi dengan kepedulian sosial melalui penyerahan bantuan sosial secara simbolis oleh Kapolda Sumsel kepada masyarakat dan pihak-pihak yang membutuhkan.

Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan upaya Polda Sumsel dalam menghadapi kondisi kemarau melalui pendekatan yang menyeluruh, tidak hanya melalui langkah operasional penanganan Karhutla, tetapi juga ikhtiar spiritual dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan Sholat Istisqo merupakan bagian dari ikhtiar spiritual yang melengkapi berbagai langkah operasional kepolisian dalam menghadapi ancaman Karhutla.

“Penanggulangan Karhutla tidak cukup hanya mengandalkan upaya fisik dan penegakan hukum. Secara operasional, kami terus melakukan sosialisasi, patroli rutin hingga upaya pemadaman api. Sholat Istisqo ini adalah wujud ikhtiar spiritual kita memohon hujan kepada Yang Maha Kuasa,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi dampak kondisi cuaca ekstrem.

“Melalui momentum peringatan Maulid Nabi yang dirangkaikan dengan pembagian bansos ini, kami juga berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak langsung oleh cuaca ekstrem,” lanjut Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumsel bersama jajaran di wilayah terus melakukan berbagai langkah pencegahan dan penanganan Karhutla melalui patroli, pemantauan titik panas, sosialisasi kepada masyarakat, serta respons terhadap titik api yang ditemukan di lapangan.

Di sisi lain, kegiatan Sholat Istisqo dan penyaluran bantuan sosial menjadi wujud kehadiran Polri dalam merespons kondisi masyarakat secara humanis. Perpaduan antara ikhtiar spiritual, kepedulian sosial, pencegahan, dan langkah operasional di lapangan diharapkan dapat memperkuat upaya bersama menghadapi musim kemarau dan risiko Karhutla.

Polda Sumsel mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditindaklanjuti sedini mungkin.

Melalui berbagai ikhtiar tersebut, Polda Sumatera Selatan terus berkomitmen menjaga keselamatan masyarakat, mencegah meluasnya Karhutla, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif di tengah tantangan musim kemarau.(jn.red)

Komentar