Muba Sumselpost co.id,- Sebagai putri asli Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Dwi Mahdo Hapiza berkomitmen untuk berperan aktif memajukan daerah kelahirannya melalui promosi budaya, pariwisata, seni, dan kuliner lokal.
Maka dari itu, gadis cantik kelahiran Desa Kertajaya, Kecamatan Sungai Keruh ini, mempunyai tekad yang bulat untuk mengikuti Ajang Pemilihan Kuyung Kupek Musi Banyuasin 2025.
Bahkan menjelang pemilihan Kuyung Kupek tahun 2025, Dwi secara resmi mengumumkan keikutsertaannya dalam ajang tersebut, ia juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat kabupaten Muba agar dirinya dapat memberikan yang terbaik bagi daerah.
Perlu diketahui, Dwi Mahdo Hapiza merupakan putri tunggal dari tiga bersaudara yang tumbuh di pelosok Kecamatan Sungai Keruh. Ia dikenal sebagai sosok yang mandiri dan tangguh. Latar belakang kehidupan sederhana menjadi fondasi yang membentuk keteguhan karakter serta keberaniannya meraih mimpi. “Prinsip hidup saya sederhana: belajar sampai liang lahat,” ujarnya saat dibincangi awak media, Minggu (7/12/2025).
Sejak di bangku sekolah, Dwi menunjukkan rekam jejak prestasi yang konsisten di bidang akademik, organisasi, hingga seni. Ia pernah meraih juara O2SN, olimpiade Kimia Sumatera Selatan, berbagai lomba pidato dan ceramah, serta dipercaya mewakili Musi Banyuasin dalam ajang puisi dan karya sastra.
Perjalanannya berlanjut di Program Studi Radiologi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta. Sebagai penerima beasiswa berprestasi asal Muba, Dwi berhasil lulus tercepat dengan IPK 3,98, aktif melakukan penelitian dan publikasi ilmiah, serta mengukir gelar nasional sebagai Queen Radiologi Indonesia. Tak hanya itu, sejumlah prestasi tingkat nasional juga berhasil ia raih, mulai dari juara debat Bahasa Indonesia, English Speech Contest, penerima beasiswa penuh Kemdikbud, mahasiswa berprestasi, hingga finalis berbagai ajang seperti Duta GenRe, Putri Hijab, dan Duta Psikologi Indonesia.
Kini, Dwi mengabdikan diri sebagai tenaga kesehatan di RSUD Sekayu. Di tengah kesibukannya, ia tetap dikenal sebagai pribadi yang humble, ceria, dan mudah berinteraksi. Baginya, karakter, etika, dan ketulusan adalah nilai utama yang harus selalu dijaga.
Sebagai putri asli Muba, Dwi juga menyatakan komitmennya untuk berperan aktif memajukan daerah melalui promosi budaya, pariwisata, seni, dan kuliner lokal. Keikutsertaannya dalam Pemilihan Kuyung Kupek Musi Banyuasin 2025 disebutnya sebagai langkah nyata untuk memberikan kontribusi positif. Maka tak heran jika Dwi Mahdo Hapiza tengah menjadi sorotan saat menjelang penyelenggaraan Pemilihan Kuyung Kupek 2025. “Saya ingin menjadi bagian dari generasi muda yang mendorong Muba Maju Lebih Cepat,”Ujarnya lagi.
Dengan dukungan penuh keluarga, kerabat, hingga masyarakat, Dwi berharap dapat membawa nama Musi Banyuasin semakin dikenal dan dihargai di tingkat yang lebih luas. (Ulandari)















Komentar