Belajar Bebaso Palembang di Sekretariat KKP, Upaya Melestarikan Bahasa dan Budaya Daerah

Berita Utama61 Dilihat
banner1080x1080

Palembang, Sumselpost.co.id – Sebagai upaya melestarikan bahasa dan budaya daerah, Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) kembali menggelar kegiatan Belajar Bebaso Palembang di Sekretariat KKP, Jalan Dempo, Palembang, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini merupakan pelatihan yang telah memasuki pertemuan ke-6.

Pelatihan tersebut menghadirkan dua tutor berpengalaman, yakni Drs. Kgs. Edi Arfa’i, M.Si. dan Prof. Dr. Zuhdiyah, M.Ag. Pada pertemuan keenam kali ini, materi disampaikan oleh Kgs. Edi Arfa’i atau yang akrab disapa Kak Cek Edi Arfa’i.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan, mulai dari penggunaan bahasa hingga pemahaman tata bahasa Bebaso Palembang dalam kehidupan sehari-hari.

Kedua tutor tersebut dikenal sebagai pengarang Kamus Lengkap Bahasa Palembang serta Terjemahan Al-Qur’an Bahasa Palembang. Selain aktif dalam pelestarian bahasa daerah, keduanya juga memiliki latar belakang akademik dan pendidikan yang kuat.

Prof. Dr. Zuhdiyah, M.Ag. merupakan Guru Besar di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, sedangkan Drs. Kgs. Edi Arfa’i, M.Si. adalah seorang pendidik yang pernah menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 1 Tanjung Batu.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Cek Edi Arfa’i mengaku bangga melihat tingginya minat peserta dalam mempelajari Bebaso Palembang.

“Kulo sangat bangga dan senang karena para peserta pelatihan Bebaso Palembang sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Kulo berharap Bahasa Palembang dapat terus digunakan dalam pergaulan sehari-hari, baik oleh masyarakat Palembang maupun masyarakat yang tinggal di Kota Palembang,” ujarnya.

Melalui kegiatan rutin yang difasilitasi oleh KKP ini, diharapkan Bahasa Palembang sebagai salah satu warisan budaya daerah dapat terus lestari dan diwariskan kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman.
(Kms. Sofyan Abdullah)

Komentar