ASPPI Sumsel Dorong Palembang Mendunia Lewat Travelmart Internasional Journey of Sriwijaya

Berita Utama292 Dilihat
banner1080x1080

Palembang, Sumselpost.co.id – Rangkaian besar Journey of Sriwijaya resmi digelar sebagai agenda lanjutan usai Munas ASPPI, menghadirkan pengalaman lengkap mulai dari funtrip, travelmart internasional, hingga eksplorasi destinasi unggulan Sumatera Selatan.

Ketua ASPPI Sumsel, Mgs. Moh Isnaini F., M.T., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar event pariwisata, namun langkah strategis untuk memperkuat posisi Palembang sebagai kota tertua di Indonesia sekaligus destinasi wisata berkelas internasional.

Menurut Isnaini, Journey of Sriwijaya tahap pertama ini dirancang inovatif, kreatif, dan penuh nilai promosi. Dimulai pada 4–7 Desember, kegiatan ini langsung mengenalkan peserta dari 23 provinsi, serta perwakilan dari Singapura dan Malaysia, pada warisan sejarah Palembang melalui funtrip yang menapaki jejak kota tertua di Indonesia, diperkuat bukti sejarah Prasasti Kedukan Bukit.

“Kita ingin menunjukkan kepada seluruh tamu Nusantara dan mancanegara bahwa Palembang memang kota tertua di Indonesia. Ada buktinya, ada sejarahnya, dan kita bangga memperkenalkannya secara langsung,” ujar Isnaini, Sabtu (06/12).

Lanjut Evad menjelaskan, Hari pertama diawali dengan kegiatan funtrip, termasuk workshop membuat pempek di Mama Musik, yang menjadi sponsor acara. Malam harinya, peserta mendapatkan jamuan makan malam di Griya Agung oleh Gubernur Sumsel.

“Hari kedua merupakan inti travelmart, menghadirkan konsep B2B table top antara para buyer internasional—travel agent, tour operator, dan pelaku industri wisata—dengan puluhan seller lokal seperti pemilik hotel, pengelola objek wisata, hingga pengusaha ketek wisata,” terangnya.

Di luar area utama, digelar pula B2C oleh UMKM yang mempromosikan produk unggulan; mulai dari kopi, pempek, hingga kerajinan khas Sumsel.

“Inilah real travelmart. Ada buyer, ada seller, ada produk, ada transaksi. Inilah yang kita harapkan akan berbuah jadi paket wisata yang bisa dijual ke seluruh Indonesia bahkan luar negeri,” tegas Ketua ASPPI.

Memasuki hari ketiga, seluruh peserta mengikuti famtrip ke destinasi unggulan untuk mengenal lebih dekat potensi wisata Sumsel. Isnaini berharap, kegiatan ini memunculkan paket-paket wisata baru yang siap ditawarkan ke pasar internasional.

“Bandara kita sudah terbuka, ada penerbangan langsung. Malaysia sudah ingin membawa rombongan. Kalau mereka tahu apa yang menarik di Palembang, akan makin mudah bagi mereka menjual paket wisata ke masyarakatnya,” jelasnya.

Selain sejarah kedukan Bukit yang berusia lebih dari 1.400 tahun, peserta juga diajak melihat kekuatan lain Palembang—mulai kuliner, budaya, olahraga, hingga potensi wisata religi.

Isnaini menegaskan, ASPPI siap menjadi garda terdepan bersama pemerintah provinsi dan kota Palembang dalam memajukan sektor pariwisata.

“Kita ini bukan sekadar mempromosikan Palembang. Kita mendukung penuh program pemerintah. Empat pilar pariwisata—kuliner, olahraga, kebudayaan, dan kesehatan—semua kita dorong. ASPPI siap menjadi ujung tombak pariwisata Sumsel,” tutupnya.

Dengan kehadiran lebih dari 100 peserta nasional dan internasional, Journey of Sriwijaya menjadi momentum penting untuk memperlihatkan kekuatan dan pesona Palembang sebagai kota sejarah dan destinasi wisata kelas dunia.(niken)

Komentar

News Feed