Timwas: Jemaah Haji Kecewa Berat, Penerbangan Pulang Kembali Tertunda Hingga 12 Jam!

Nasional173 Dilihat

JAKARTA,SumselPost.co.id – Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar, memberikan komentar keras terkait kinerja maskapai Garuda Indonesia dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah haji tahun 2024. Komentar pria yang akrab disapa Gus Muhaimin ini dilontarkan setelah maskapai Garuda Indonesia kembali tertunda (delay) hingga 12 jam. Hal itu membuat membuat Kelompok Terbang (Kloter) Embarkasi Kualanamu 03 (KNO-03) tertunda kembali ke tanah air.

Menurut Cak Imin, sejumlah jemaah haji yang seharusnya terbang dari Makkah mengalami ketidaknyamanan karena harus kembali ke Madinah. Politisi Fraksi PKB ini lantas menyoroti adanya 60 kloter yang terpaksa mengalami perubahan rencana penerbangan melalui Madinah.

Baca Juga  Di Meksiko, Puan Dorong Negara Middle Power Desak Gencatan Senjata Permanen di Gaza

“Jemaah yang seharusnya terbang lewat Makkah, kemudian ada 60 Kloter harus kembali ke Madinah dan rencana terbang lewat Madinah. KNO 3 Medan harus delay, seharusnya (berangkat pukul) 18.40 (tapi) delay hingga 06.45 (pagi) waktu Arab Saudi. Padahal jemaah sudah masuk ke bis,” kata Cak Imin, di Makkah, Rabu (26/6/2024).

“Saat ini situasinya sangat crowded, jemaah haji kecewa berat, kami tidak bisa berbuat apa-apa,” pungkas Gus Muhaimin.

Baca Juga  Diversifikasi Ekspor Diperlukan untuk Antisipasi Resesi Global

Sebelumnya ramai di media sosial video sejumlah jemaah Haji kesal atas pelayanan Garuda Indonesia. Mereka adalah rombongan jamaah KNO-03 yang awalnya dijadwalkan terbang dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pukul 18.40 Waktu Arab Saudi (WAS), Selasa (25/6/2024).

Namun, tiba-tiba jadwal penerbangan mundur menjadi Rabu (26/6/2024) pagi sekitar pukul 06.45 waktu Arab Saudi. Tak hanya itu, pada fase kepulangan, ada 46 kloter yang mengalami perubahan rute penerbangan. Saat seharusnya jamaah pulang dengan rute Jeddah menuju tanah air, akhirnya diubah menjadi Madinah menuju Indonesia.(MM)

Komentar