Sopir yang Tabrak Pasutri di Palembang Hingga Tewas Diamankan

Uncategorized521 Dilihat

Palembang, Sumselpost.co.id – M Rio Firmansyah yang merupakan warga Desa 1 Komplek Pom Kecamatan Lais Kabupaten Muba sopir truk tangki BG 8969 JE yang menabrak pasutri di KM 12 Palembang, Sabtu (27/5) diamankan pihak Satlantas Polrestabes Palembang usai kejadian tabrakan tersebut.

Akibat kejadian tersebut Siti Asena meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan sang suami Andri mengalami luka ringan.

Hingga kini Rio sedang diperiksa petugas Satlantas Polrestabes Palembang di Pos Laka Musi 2, Palembang.

“Bersangkutan sopir sedang kita periksa dan ambil keterangan terkait peristiwa laka lantas yang menyebabkan korban Siti Asena meninggal dunia,” kata Kasat Lantas Polrestabes Palembang, Kompol. Emil Eka Putri didampingi Kanit Laka, Iptu Ar Sikakum.

Baca Juga  Heri Amalindo Hadiri Hari Jadi Ke 5 LSM GRANSI

Lanjut Emil, meski pengakuan sopir sempat menekan klason tetap saja sopir bersalah.

“Pengakuan sebelum kejadian sopir truk ini menekan klakson, namun pengendara motor masih berbelok ke kiri,” katanya.
Tersangka Rio mengaku sebelum kejadian mobil yang dikemudikannya melaju pelan.
Dia mengaku sudah melihat pengendara tersebut hendak berbelok kiri.

” Saya sudah melihat ada pengendara motor hendak keluar dan berbelok ke kiri, saya sudah menekan klakson,” katanya.
Namun, meski sudah diklakson pengendara motor masih saja melintas sehingga ia tak sempat menginjak rem.

Rio juga meminta maaf dengan insiden laka lantas yang terjadi.

Baca Juga  Operasi Pekat Dengan Sasaran Petasan

Sebelumnya Andri menangis melihat sang istri Siti Asena terbujur kaku di kamar Mayat di RSMH Palembang, Sabtu (27/5).
Andri dan Siti menjadi korban kecelakaan, setelah motor yang mereka tumpangi disambar truk tangki di KM 12 Palembang.
Akibat kejadian itu, Siti meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan sedangkan Andri mengalami luka ringan.
Setelah kejadian, Andri mengaku trauma akibat musibah kecelakaan yang baru saja ia alami.

Sesekali nama Allah ia sebut sambil berusaha tabah dengan musibah yang sedang ia hadapi.

“Begitu cepat kau ambil istriku,” kata Andri sambil menangis.

Andri mengaku sebelum kejadian kecelakaan dia dan istri mendatangi TKP (tempat kejadian) hendak ke pasar untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.
“Mau pulang dari pasar, pas mau belok itu kan ada tanjakan dan ada truk tangki itu, kami diserempet dan membuat motor terjatuh, istri saya ada di bawa dilintas ban mobil belakang kiri,” katanya.

Komentar