Palembang,SimselPost.co.id,- Tim dosen Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul “Teknologi Pengembangan Akuaponik dan Filter pada Sistem Budidamber untuk Lansia Produktif”. Kegiatan ini diketuai oleh Eka Rizki Meiwinda, S.Pi., M.Si., dengan anggota tim yaitu Venny Agustin, S.Pi., M.Sc., Willy Wijayanti, S.TP., M.Si., dan Ilham Wahyu Pamungkas, S.Pi., M.Sc., serta melibatkan mahasiswa Program Studi Teknologi Akuakultur, yaitu Muhammad Hafiz Hakim dan Maulina Azkiya Mazdalifah dari Teknologi Pangan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Program ini merupakan bagian dari Skema Pengabdian kepada Masyarakat Kerja Sama Dosen dan Mahasiswa, yang dibiayai melalui DIPA Politeknik Negeri Sriwijaya Tahun 2026.
Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kondisi kelompok lansia produktif di Sekolah Lansia Aisyiyah Bepaut Kukoh, Desa Pulau Harapan, Sembawa, yang memiliki keterbatasan lahan pekarangan serta pengetahuan teknis budidaya ikan dan sayuran secara terpadu. Selain itu, kualitas air pada wadah budidaya konvensional cenderung menurun akibat akumulasi sisa pakan dan metabolit ikan, sementara sistem filtrasi sederhana yang mudah dioperasikan dan dirawat oleh lansia belum tersedia.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi kelompok lansia yang tetap ingin berkontribusi secara produktif tanpa terkendala keterbatasan fisik.
Melalui kegiatan ini, tim pengabdian Polsri memperkenalkan teknologi budidaya ikan dalam ember (Budidamber) yang dipadukan dengan sistem akuaponik dan filter sederhana. Pada prinsipnya, sisa metabolisme ikan dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi bagi tanaman.

sementara tanaman ikut berperan dalam menjaga kualitas air media budidaya. Media filter yang digunakan lebih fleksibel, dapat berupa arang, sabut kelapa, spons filter, maupun keramik yang relatif mudah diperoleh. Penerapan filter ini terbukti mampu menjaga kestabilan kualitas air sehingga frekuensi penggantian air dapat dikurangi, sekaligus meringankan beban operasional bagi kelompok lansia dalam pengelolaan sistem Budidamber ini.
Kegiatan berlangsung pada Selasa, 28 Juli 2026, bertempat di Sekolah Lansia Aisyiyah Bepaut Kukoh, Desa Pulau Harapan. Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi dan edukasi mengenai konsep Budidamber berbasis akuaponik, dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung pemasangan instalasi, pemasangan sistem akuaponik, penebaran benih lele, serta penanaman bibit sayuran.
Peserta menunjukkan antusiasme yang baik, khususnya pada sesi praktik perakitan instalasi dan diskusi mengenai penerapan sistem tersebut di lingkungan rumah masing-masing.
Ketua tim pengabdian, Eka Rizki Meiwinda, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa program ini dirancang agar dapat diterapkan tanpa membebani kondisi fisik peserta, namun tetap memberikan dampak yang nyata. “Sistem Budidamber dengan akuaponik dan filter sederhana ini dipilih karena mudah diaplikasikan, berbiaya terjangkau, dan tidak menuntut aktivitas fisik yang berat, sehingga sesuai dengan kondisi lansia produktif.
Melalui program ini, kami berharap kelompok binaan dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan,” ujarnya.
Selain penerapan teknologi, tim pengabdian juga akan melaksanakan pendampingan berkala untuk memantau pertumbuhan ikan dan tanaman, kondisi filter, serta kesiapan kelompok binaan dalam mengelola sistem secara mandiri.
Hasil kegiatan ini rencananya akan disusun dalam bentuk artikel ilmiah untuk diterbitkan pada jurnal nasional terakreditasi, sebagai bentuk dokumentasi sekaligus pertanggungjawaban akademik atas pelaksanaan program.
Program ini sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty) melalui pembukaan peluang tambahan pendapatan bagi lansia produktif, SDG 4 (Quality Education) melalui pelatihan dan peningkatan keterampilan teknis kelompok binaan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara Politeknik Negeri Sriwijaya dan Sekolah Lansia Aisyiyah Bepaut Kukoh sebagai mitra kegiatan.
Ke depan, teknologi Budidamber berbasis akuaponik dan filter ini diharapkan dapat direplikasi pada kelompok lansia produktif maupun masyarakat lain di Sumatera Selatan












Komentar