Pipa Pertamina Field Adera Wilayah Betung Abab Pali Bocor, Lingkungan Tercemar Limbah

Berita Utama897 Dilihat
banner1080x1080

Pali Sumselpost.co.id – Peristiwa bocornya pipa milik PT Pertamina Field Adera diwilayah Betung Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menimbulkan keresahan masyarakat. Bocoran minyak dan gas yang terjadi pada Minggu (12/10/2025) merupakan jalur pipa Pertamina Field Adera Pengabuan diwilayah Desa Betung menuju Boster tempatnya penampungan minyak dan gas didesa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten Pali.

Sementara atas adanya kebocoran minyak dan gas tersebut, terpantau media ini saat tengah melintas dilokasi tempat kebocoran yang memang adanya hamparan limbah minyak dan gas dengan mengakibatkan rusaknya lingkungan dan ekosistem.

Warga masyarakat saat dilokasi bocornya pipa Pertamina tersebut, mengungkapkan, bahwa terjadinya bocornya pipa yang mengeluarkan minyak menyebabkan kebun dan lingkungan menjadi tercemar limbah, dan diduga kebocoran minyak dan gas itu diduga kurangnya pengawasan dari PT Pertamina Field Adera Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten Pali,” ungkap warga Desa Betung yang juga memiliki kebun disekitar bocornya minyak tersebut.

Lanjutnya warga Betung, bahwa peristiwa bocornya minyak dari pipa milik Pertamina tersebut, beberapa hari yang lalu juga terjadi hal yang sama diwilayah Desa Raja Tanah Abang Pali yang juga termasuk jalur pipa milik Field Adera Pengabuan pada Sabtu 11/10/2025.”Bocornya pipa minyak tersebut, tentunya sangat menggangu aktivitas warga setempat yang lalu lalang ,” ungkap warga lagi.

Sementara itu, menurut Ketua Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) Macan Kabupaten Pali Hendra Syaputra, kepada media ni menegaskan, bahwa petugas pembersihan minyak dan gas yang terdapat berhamparan tersebut, tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD)/Septi yang lengkap sehingga nantinya berdampak bahaya bagi petugas pembersihan itu,” beber Hendra.

Ditambahkan ketua LSM Macan Kabupaten Pali tersebut, bahwa saat itu juga dengan waktu yang sama pihak humas Pertamina Field Adera saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, mengatakan, bahwa untuk statement release akan mencoba menyampaikan ke pihak management fungsi corpom terlebih dahulu agar bisa disiapkan statementnya,” ujarnya Hendra.(14/10).

(jn.red)

Komentar