Perjuangan Zuriyat Kesultanan Palembang Darussalam Melalui Jalur Langit

Berita Utama51 Dilihat
banner1080x1080

Palembang, Sumselpost.co.id – Zuriyat Kesultanan Palembang Darussalam berjuang melalui jalur langit untuk menolak pembangunan RS AK Gani dan meminta BKB dikosongkan untuk menjadikan Keraton Kesultanan Palembang Darussalam, pada hari Kamis (01/01/2026) menggelar Do’a dan Zikir Ratib Samman, di gedung Kesenian atau eks gedung Balai Pertemuan, Selanak Palembang.

Do’a dan Zikir Ratib Samman ini digelar untuk meminta kepada Allah SWT dapat memberikan pertolongan supaya pembangunan RS AK Gani dapat dihentikan dan BKB dapat dikosongkan dikembalikan kepada Zuriyat Kesultanan Palembang Darussalam. Sebagai pemandu Zikir Ratib Samman, ustadz Kgs. H. Mustofa dan pemimpin do’a, ustadz Kgs. H. Choiriansyah.

Nampak ratusan peserta Zikir Ratib Samman dan Do’a, mengikuti dengan khusuk, semoga semua yang dilantunkan dapat diijabah oleh Yang Maha Kuasa Allah Azza Wajalla.

Sebelum Zikir Ratib Samman dan Do’a digelar, Vebri Al Lintani, membacakan lantunan Syair karangan Sultan Mahmud Badaruddin II dan SMB IV Sultan RM Fauwaz Prabu Diraja menyampaikan Sambutan, peninggalan SMB II bukan hanya BKB saja, namun beliau meninggalkan Syair yang dilantunkan oleh Vebri Al Lintani tadi.
Sultan RM Fauwaz Prabu Diraja, “Yang Mulia SMB II bukan hanya meninggalkan BKB saja namun beliau juga meninggalkan karya sastra berupa Syair, tadi sudah dilantunkan oleh Vebri Al Lintani”

Zikir Ratib Samman dan Do’a ini dihadiri oleh SMB IV Sultan RM Fauwaz Prabu Diraja, ustadz Kgs. H. Mustofa, ustadz Kgs. H. Choiriansyah, ustadz Mgs. H. Ahmad Fathoni HU, Kms. H. Abdul Hamid, R. Iskandar Sulaiman, RM. Dimyati, R. Genta Laksana, Dr. Kms. Ari Panji, dan tokoh tokoh lainnya.
(Kms. Sofyan Abdullah)

Komentar