Perampok Berpistol Ancam ART dan Anak-anak, Ditembak

Berita Utama310 Dilihat

Palembang, Sumselpost.co.id – Pelaku perampokan berpistol siang bolong yang menyekap asisten rumah tangga (ART) dan anak-anak pemilik rumah di Kalidoni pada Minggu (30/6) siang, bernama Asep Supriyadi (31), warga Lr Pencak Istri, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan IT I.

Pelaku ditangkap Unit Pidum-Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang pimpinan AKP Robert P Sihombing SH.
Bahkan dalam penyergapan Kamis malam (4/7), tersangka terpaksa dilumpuhkan kaki kanannya lantaran melawan saat ditangkap.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono menjelaskan tersangka pura-pura berteduh lalu masuk ke rumah korban Tata, sekitar pukul 14.00 WIB. Bertemu ART Khodijah (40), ditodongnya pistol lalu diajak masuk ke dalam kamar.

Baca Juga  RM. Haidar Lutfi SE : Kita akan Berusaha Untuk Meningkatkan dan Menciptakan Lapangan Kerja

Anak-anak juga disuruh masuk kamar, di bawah ancaman pistol yang dipegang tersangka. Tersangka mencari barang berharga dalam lemari, tapi tidak menemukannya. Sehingga dia hanya merampas 2 unit hp dari anak-anak tersebut, Oppo A37 dan Xiaomi Redmi Note 4.

Tersangka tahu seluk beluk dalam rumah korban, ternyata dia pernah datang ke rumah korban. “Dari informasi itulah, kami mengarah pada pelaku (Asep) yang mantan istrinya tersebut merupakan keponakan dari korban (pemilik rumah),” beber Harryo.

Baca Juga  Polda Sumsel Tutup Penyulingan Minyak Ilegal di Muba

“Hp milik korban, dijual tersangka ke pelajar seharga Rp150 ribu. Namun baru dipanjar Rp50 ribu.”Tersangka dijerat Pasal 365 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara. Barang bukti yang diamankan, pistol main, pakaian, helm, dan motor tersangka, serta hp milik korban, uang Rp200 ribu,” katanya, Jumat (5/7).

Tersangka Asep Supriyadi, mengaku motifnya dendam dengan pemilik rumah, yang merupakan bibi dari mantan istrinya. “Sakit hati, Lapak yang biasanya kami (bersama mantan istrinya) gunakan untuk berdagang gado-gado, diambil korban,” katanya.

Sehingga dia memutuskan untuk mencuri di rumah korban, di Jalan Mayor Zen Lr Setia, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni. Namun aksinya viral, setelah terekam CCTV dalam kamar. “Senjata itu cuma pistol mainan Pak, punya anak saya. Uang dari jual hp saya gunakan untuk beli makan,” katanya.

Komentar