Pengukuhan 2 Guru Besar Unsri Prof. Dr. rer. net. Budi Santoso S.TP., M.Si dan Prof. Dr. Risfidian Mohadi M.Si

Uncategorized702 Dilihat

Palembang, Sumselpost.co.id – Upacara pengukuhan Guru Besar Universitas Sriwijaya atasnama Prof. Dr. rer. net. Budi Santoso S.TP., M.Si dan Prof. Dr. Risfidian Mohadi M.Si yang di gelar di Gedung serbaguna Pasca Sarjana Unsri Palembang, Selasa (16/05/2023).

Dalam sidang senat terbuka yang dipimpin Rektor Universitas Sriwijaya. Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE, IPU., ASEAN mengukuhkan dua guru besar Budi Santoso di bidang ilmu kimia pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan Risfidian Mohadi di bidang ilmu teknologi pangan pada Fakultas Pertanian.

Risfidian Mohadi dalam pengukuhan sebagai guru besar bidang ilmu kimia menyampaikan orasi berjudul “Peran Material Hibrida Anorganik Polimer Nanokomposit dalam Menjawab Tantangan Permasalahan Pembangunan dan Pencemaran Lingkungan.

Budi Santoso sebagai guru besar bidang ilmu teknologi pangan menyampaikan orasi berjudul “Inovasi Pengembangan Kopi Fermentasi Melalui Penambahan Bahan Bioaktif dalam rangka Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal.

Seusai acara pengukuhan tersebut, Rektor Unsri Prof.Anis Saggaff menuturkan, Bahwa dengan bertambahnya dua guru besar hingga Mei 2023 ini, guru besar di Unsri menjadi 145 orang, sedangkan yang aktif 75 guru besar.

Baca Juga  Dua Sekawan Jambret HP Ini Ditangkap Pihak Polrestabes Palembang

“Acara pengukuhan guru besar ini selalu dilaksanakan dan telah menjadi kebanggaan universitas di manapun, pengukuhan guru besar merupakan amanah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk membangun universitas lebih maju lagi di masa mendatang,” Tuturnya.

Guru besar adalah suatu posisi pendidikan yang tertinggi, dimana untuk mendapatkan gelar guru besar tidaklah mudah dengan banyak syarat yang setiap tahun oleh Kemendikbudristek ditingkatkan persyaratannya. Semua calon guru besar tidak begitu saja mendapatkannya karena melalui tahapan-tahapan mulai dari seleksi, reputasi, penulisan, kejujuran, tempat penulisan tidak ada yang palsu, tidak ada plagiarisme, semua tahapan itu harus lolos, kemudian baru mereka diterima oleh kementerian.

Baca Juga  Aliansi Masyarakat Peduli Cagar Budaya Kirim Surat Resmi ke Kapolresta dan TACB Sumsel

“Oleh karena itu, bagi dosen Unsri yang sudah siap untuk menjadi guru besar akan segera di usulkan ke Kemendikbudristek, semakin banyak guru besar maka potensi Unsri untuk menjadi Perguruan Tinggi berkelas dunia semakin menuju kenyataan,” pungkasnya.

(niken)

Postingan Terkait

Postingan Terkait

Komentar