Penguatan Caregiver Lansia melalui Layanan AMPERA-SIBOS

Berita Utama47 Dilihat
banner1080x1080

Palembang,Sumselpost.co id— Momentum bulan suci Ramadhan dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial terhadap kelompok rentan, khususnya lanjut usia (lansia). Sentra Budi Perkasa menggelar giat “Belajar Bersama Perawatan Sosial Lanjut Usia”. Perluasan caregiver bagi lansia menjadi salah satu dari sembilan arahan Menteri Sosial.

Sebanyak 30 lansia bersama dengan keluarganya mengikuti kegiatan ini yang diawali dengan peningkatan kapasitas caregiver lansia, pemeriksaan kesehatan dasar, laboratorium sederhana, terapi fisik melalui fisioterapi, dukungan psikososial, konsultasi keluarga hingga penyerahan bantuan atensi kewirausahaan, nutrisi dan sarana kamar. Pada kesempatan ini nilai bantuan yang disalurkan mencapai 72 juta rupiah. Bantuan usaha tersebut diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi serta meningkatkan rasa percaya diri para lansia agar tetap berdaya di usia senja.

Dinas Sosial Kota Palembang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama Sentra Budi Perkasa. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan layanan sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat, ungkap Mohamad Firmansyah, S.E., M.Si (Kabid Rehsos mewakili Kepala Dinas Sosial Palembang)

“Hari ini kita melihat pelayanan yang diberikan begitu komprehensif, mulai dari cek kesehatan gratis hingga pemberian bantuan. Bantuan tidak hanya dalam bentuk kebutuhan dasar, tetapi juga ada bantuan usaha. Tentu ini menjadi berkah bagi para lansia di bulan Ramadhan,” ujarnya.

Selain penyaluran bantuan, Sentra Budi Perkasa juga menghadirkan layanan jemput bola melalui program AMPERA SI BOS (Ambulans Pelayanan Rehabilitasi Sosial Bersama Kemensos). Layanan ini memberikan cek kesehatan gratis bagi lansia, meliputi pemeriksaan tekanan darah, konsultasi kesehatan, hingga layanan fisioterapi yang dilakukan langsung di tempat tinggal penerima manfaat. Pendekatan ini menjadi solusi bagi lansia dengan keterbatasan mobilitas atau akses terhadap fasilitas kesehatan.

Wahyu Hendro Darmanto selaku Kepala Subbagian Tata Usaha mewakili Kepala Sentra Budi Perkasa menegaskan bahwa program ATENSI tidak hanya berorientasi pada bantuan sesaat, tetapi juga pada keberlanjutan dan pemberdayaan.

“Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian. Namun lebih dari itu, kami ingin memastikan para lansia mendapatkan layanan yang menyeluruh—baik dari sisi kesehatan, kebutuhan dasar,
maupun dukungan ekonomi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa peran keluarga memiliki posisi yang sangat penting dalam mendukung kesejahteraan lansia. Bantuan yang diberikan pemerintah diharapkan dapat memperkuat dukungan keluarga, sehingga
lansia tetap merasa diperhatikan, dihargai, dan tidak sendiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Lingkungan keluarga yang suportif menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan fisik maupun psikologis lansia. Sentra Budi Perkasa juga mendorong peningkatan kapasitas keluarga melalui pelatihan caregiver lansia. Pelatihan ini agar anggota keluarga memiliki pemahaman dasar tentang perawatan lansia, mulai dari pemenuhan nutrisi, perawatan kebersihan diri, pencegahan risiko jatuh, hingga penanganan keluhan kesehatan ringan dan dukungan psikososial.

Salah satu penerima manfaat, Yusri, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Menteri Sosial atas perhatian yang diberikan kepada para lansia.

“Terima kasih atas bantuannya. Ini menjadi berkah bagi kami di bulan Ramadhan,” tuturnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah serta dukungan keluarga dan masyarakat, Sentra Budi Perkasa menegaskan komitmennya untuk terus selalu ada ditengah masyarakat, memastikan para lansia memperoleh pelayanan rehabilitasi sosial untuk kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. (Niken)

Komentar