Pawai Hingga Kegiatan Budaya Jadi Puncak Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam di Palembang

Berita Utama165 Dilihat

Palembang, Sumselpost.co.id -Hari kelima atau puncak peringatan peristiwa Pertempuran Lima Hari Lima Malam dikota Palembang dari tanggal 1 sampai 5 Januari 1947 di meriahkan dengan pawai yang diikuti diantaranya Komunitas Jeep Palembang Sumatera Selatan (KJPSS) , Komunitas Ontel (Kosti), Gabungan Barisan Advokat dan Jawara (Bung Baja), Komunitas Laskar Merah Putih, , Komunitas Teranno dan masyarakat umum , pelajar di kota Palembang, Rabu (1/12).

Rute pawai di mulai dari Gedung Kesenian Palembang melewati Jalan Jenderal Sudirman, jembatan Ampera, Kertapati, Jembatan Musi VI , Jalan Ki Gede Ing Suro serta kembali ke Gedung Kesenian Palembang.

Hadir Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV , RM Fauwaz Diradja SH MKn, Pj Wali Kota Palembang, Cheka Virgowansyah, Kepala Dinas Pariwisata kota Palembang Sulaiman Amin, Kepala Dinas Kebudayaan kota Palembang Affan Prapanca, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI Sumsel Kistanto Juniarto, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Awaluddin , Perwakilan Kodam II Sriwijaya Budi, Deli dan Mayor Inf Zulfikar , Kepala TVRI Sumatera Selatan, Eflianty Analisa, Kepala Stasiun RRI Palembang, Rahma Juwita, 7 orang veteran, Jajaran komunitas kota Palembang, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palembang Dr. H. Riza Pahlevi, MA., Pemilik Bakso Granat Mas Azis (BGMA), Abdul Aziz.

Baca Juga  Upaya AHM Kalibrasi Pelayanan Terbaik Untuk Konsumen Honda

Usai pawai acara dilanjutan dengan tradisi penyambutan Pj Walikota Palembang dan jajaran yang tiba di Gedung Kesenian Palembang dengan tradisi saling berbalas pantun dan kesenian pencak silat yang dipimpin Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Bung Baja, Adv Iskandar Sabani
Lalu di lanjutkan dengan kesenian pencak silat, pembacaan puisi , pembacaan sejarah Pertempuran Lima Hari Lima Malam oleh Rita Sumarni, penampilan pantomin oleh Wak Dollah dari Komunitas Palembang Mime Club dan pemberian tanda mata dan bantuan untuk 7 orang veteran dipimpin langsung Pj Wali Kota Palembang, Cheka Virgowansyah dan terakhir pembagian hadiah kepada para pemenang lomba dan berpoto bersama.

Ketua pelaksana, Vebri Al Lintani mengatakan, kalau kegiatan ini adalah kegiatan yang keempat , Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam dimana peringatan kali ini sudah ada dari dukungan Pemkot Palembang dengan hadirnya Pj Walikota Palembang.

Baca Juga  Lagi, Diduga Sebuah Gudang BBM Ilegal Meledak di Wilayah Gelumbang Muara Enim

“ Pada tahun ini juga ada keterlibatan pihak Kodam II Sriwijaya yang hadir dan ikut pawai juga, mudah-mudahan kedepan kita bisa bersama-sama dimana 1 Januari juga HUT Kodam II Sriwijaya, kalau kita satukan HUT Kodam II Sriwijaya dan Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam akan lebih baik lagi,” katanya.

Dia juga berharap dalam Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam kedepan ada pameran alutsista dan Pemkot Palembang kedepan dia berharap jajaran dibawah seperti Camat hingga ikut memperingati Pertempuran Lima Hari Lima Malam.

“ Di tahun ini kita juga sebelumnya sudah melakukan roadshow di sekolah-sekolah yaitu SMAN 5, SMAN 6, SMAN 7 , SMAN 9 , SMKN 5, “ katanya.

Selain itu pihaknya juga menggelar pameran poto, barang jadul, lomba baca puisi , lomba fashion show, lomba lagu-lagu perjuangan , diskusi sejarah, pemutaran 4 film dokumenter tentang kearifan lokal Sumsel seperti Keris Palembang, Asal Usul Kampung Dulmuluk Palembang , Sungai Palembang , 5 Masjid Tua di Palembang.

Baca Juga  Batu Rel di Kawasan Pintu Perlintasan KAI Prabumulih Berserakan Dijalan Aspal Bahayakan Warga

“ Ada 53 penyumbang baik berupa uang atau non uang , yang uang terkumpul sekitar Rp 31 juta lebih tinggi dari tahun kemarin yang Rp 24 juta dan itu nanti akan kita laporkan ,” katanya sembari mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu dan mensukseskan kegiatan ini.

Pj Wali Kota Palembang, Cheka Virgowansyah mengapresiasi kegiatan tersebut dan resmi menutup Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam.

“ Kita mengapresiasi dan menghargai Pertempuran Lima Hari Lima Malam dan ini menjadi tongga sejarah bagi kota Palembang untuk maju dan menjadi kota internasional,” katanya.

Cheka mengajak masyarakat mensukseskan Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam dimana dengan peringatan ini Palembang tidak kalah heroiknya dengan daerah –daerah lain.

“ Mari bangga menjadi warga kota Palembang dan mari isi kemerdekaan yang hari ini bisa kita nikmati dengan kontribusi kita pada bidang kita masing-masing dengan memberikan yang terbaik,” katanya.

Komentar