Membegal, Anjas Masuk Bui

Uncategorized500 Dilihat

Muara Enim, Sumselpost.co.id – Jadi begal, Anjas Winata alias Wita (20) warga Jalan Pangeran Ratu Perum TOP Amen Mulya Kota Palembang ditangkap Polda Sumsel setelah sempat buron lebih kurang dua minggu.

Peristiwa ini bermula saat korban Aldi Wijaya (23) warga Jalan Pipa Pertamina Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Kota Palembang berkendara menggunakan motor Aerox warna kuning dengan nopol BG 6601 JAS pada Senin (10/4/2023) sekira pukul 23.30 WIB.

Namun setiba di Jalan Amin Mulya Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring Kota Palembang, Aldi diadang oleh Anjas dan enam orang pelaku lainnya.

“Nah saat dihadang itulah, korban langsung dipukul oleh pelaku dengan menggunakan papan reklame dan dengan kayu panjang yang panjangnya kurang lebih 1,5 meter,” kata Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihandika melalui Kanit I Kompol Willy Oscar, Kamis (1/6).

Baca Juga  Dua Pelaku Pengeroyokan Dengan Sajam di Tangkap

Bukan hanya dipukul saja, namun Aldi juga di ancam oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam.

Lantaran takut pada saat di hadang oleh pelaku, Aldi langsung pergi meninggalkan motornya yang dirampas oleh para pelaku.

“Selain mengambil motor, pelaku juga merampas satu tas selempang yang berisi satu unit Handphone merk VIVO , satu buah dompet yang berisi uang tunai Rp.1.000.000 (satu juta rupiah),” katanya.

Baca Juga  Forum Masyarakat Muara Enim Desak Gubernur Sumsel Non Aktifkan Kaffah

Setelah beberapa pekan melarikan diri, Selasa (31/5/2023) satu dari enam pelaku berhasil diamankan saat sedang berada di pinggir Jalan Amin Mulya Jakabaring.
Pelaku yang diamankan bernama Anjas yang pada saat kejadian mengakui perannya yakni sebagai perampas motor korban.

Dari hasil curiannya tersebut, Anjas mendapat bagian sebesar Rp 500 ribu yang dia pakai untuk membeli baju baru dan sisanya untuk nyabu dan membeli minuman keras..

“Dari pengakuan pelaku juga didapat informasi bahwa motor yang mereka curi, sudah mereka jual ke daerah Jalur 10 dan dari keterangannya dijual dengan harga Rp 3,5 juta,” katanya.

Hingga kini polisi masih melakukan pencarian terhadap pelaku lainnya dan masih melakukan pencarian terhadap motor yang berhasil pelaku jual.

Baca Juga  TNI AD Kodam II/Swj Berikan 2.500 Kupon Daging Qurban

Tersangka Anjas mengaku, hasil curian yang dia dapatkan selain untuk nyabu juga dia gunakan untuk konsumsi minuman keras.

“Hasilnya buat mereka foya-foya di kost-kostan yang berada di daerah Trikora, dipakai nyabu, untuk konsumsi minuman keras, dan membawa wanita-wanita,” katanya.

Postingan Terkait

Postingan Terkait

Komentar