Legislator Komisi V DPR RI Tegaskan Peran Strategis Pers dalam Mengawasi Wakil Rakyat

Nasional60 Dilihat
banner1080x1080

JAKARTA,SumselPost.co.id – Momentum Hari Pers Nasional menjadi pengingat penting atas peran strategis pers dalam mengawal perjalanan bangsa dan demokrasi Indonesia. Di tengah dinamika politik dan kebijakan publik, wartawan dinilai tetap menjadi penjaga kepentingan rakyat melalui kerja jurnalistik yang konsisten dan bertanggung jawab.

Anggota Komisi V DPR RI dari
FPKS, Saadiah Uluputty, menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini terus bekerja mengawasi jalannya pemerintahan, termasuk kinerja lembaga legislatif.

Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam memastikan wakil rakyat tetap berada di jalur amanat konstitusi. “Pers adalah mitra demokrasi. Kerja-kerja wartawan selama ini membantu memastikan suara rakyat sampai ke parlemen dan kebijakan publik berjalan secara transparan,” tegas Saadiah di peringatan Hari Pers Nasional, Senin (9/2/2026).

Saadiah menilai, keberadaan pers yang independen dan profesional turut mendorong DPR untuk bekerja lebih terbuka dan akuntabel.

Pemberitaan yang kritis namun berimbang dinilainya sebagai bagian dari mekanisme kontrol publik yang sehat. “Pengawasan yang dilakukan pers bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk mengingatkan dan memperbaiki. DPR membutuhkan pers yang kuat agar fungsi representasi dan pengawasan bisa berjalan lebih baik,” katanya.

Dalam perjalanan bangsa, lanjut Saadiah, pers telah menunjukkan kontribusi besar, mulai dari masa perjuangan kemerdekaan hingga era demokrasi saat ini. Melalui pemberitaan, pers membantu masyarakat memahami kebijakan negara sekaligus memberi ruang bagi aspirasi publik.

Ia juga menyoroti peran wartawan dalam mengawal isu-isu strategis, seperti kesejahteraan rakyat, penegakan hukum, hingga keadilan sosial.

Di parlemen, kerja-kerja jurnalistik disebutnya sering menjadi rujukan penting dalam pembahasan dan evaluasi kebijakan. “Banyak persoalan rakyat yang akhirnya mendapat perhatian serius karena diangkat oleh media. Ini menunjukkan bahwa pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi ikut mendorong perubahan,” ungkap Saadiah.

Pada peringatan Hari Pers Nasional ini, Saadiah berharap pers Indonesia terus menjaga integritas, profesionalisme, dan keberpihakan pada kepentingan publik.

Ia menilai pers yang sehat dan beretika akan memperkuat demokrasi serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. “Selamat Hari Pers Nasional. Teruslah menjadi suara publik, pengawal demokrasi, dan mitra kritis yang konstruktif bagi wakil rakyat dan pemerintah,” pungkasnya. (MM)

Komentar