Legislator Komisi IX DPR Dorong Kontribusi Nyata MBG Turunkan dan Cegah Stunting

Nasional162 Dilihat
banner1080x1080

JAKARTA,SumselPost.co.id – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani mendorong agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berkontribusi nyata dalam menurunkan sekaligus mencegah angka stunting di Indonesia. Ia menegaskan bahwa program MBG diharapkan tidak hanya bersifat bantuan jangka pendek, tetapi benar-benar menyasar upaya pencegahan stunting sejak dini melalui pemenuhan gizi yang tepat.

“Saya sepakat bahwa hari ini harapan kita semua program MBG dapat menurunkan dan bahkan mencegah kasus stunting dan saya sepakat bahwa stunting ini tentu dapat dicegah dengan pemenuhan gizi yang disebut sebagai seribu hari pertama kehidupan,” tegas Netty dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Selasa (20/01/2026).

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VIII itu juga menyoroti pentingnya akurasi data penerima manfaat, khususnya pada kelompok 3B pada program tersebut (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita non-PAUD) agar juga mengacu pada data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Netty menyebutkan terdapat sekitar 4,8 juta ibu hamil setiap tahunnya yang perlu mendapatkan perhatian serius dan pengawalan oleh BGN dalam program MBG. “Oleh karena itu jika BKKBN menyebutkan ada 4,8 juta ibu hamil dalam setahun saya berharap akurasi data penerima manfaat dari kelompok 3B ini betul-betul dapat dikawal Pak,” ujarnya.

Menurut Netty, pengawalan data yang baik akan menentukan efektivitas program MBG dalam menekan angka stunting. Dengan pelaksanaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan, hasil penurunan prevalensi stunting diharapkan dapat terlihat secara nyata.

“Sehingga kita akan bisa melihat hasilnya jika memang ini dilakukan dengan baik ya tentu prevalensi stunting ini akan menurun,” ungkapnya.

Netty menambahkan, dorongan tersebut sejalan dengan arah kebijakan dan peta jalan penurunan stunting yang telah disusun oleh Kementerian Kesehatan. Netty menilai sinergi antar program dan kementerian menjadi kunci agar target nasional penurunan stunting dapat tercapai.

“Dan ini sejalan dengan peta yang disajikan oleh Kementerian Kesehatan bahwa kita ingin terus menurunkan dan mencegah stunting di tanah air,” pungkas Netty. (MM)

Komentar