LaNyalla: Awas, Jangan Ada Potongan Dana Bantuan Guru Madrasah Rp73 M

Nasional428 Dilihat

JAKARTA,SumselPost.co.id – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberi perhatian khusus terhadap bantuan guru madrasah di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) di Indonesia yang akan diberikan Kementerian Agama senilai Rp73 miliar.

LaNyalla meminta penyalurannya dilakukan secara transparan dan tak ada satu sen pun hak guru yang disunat. “Saya tegaskan tak boleh ada sama sekali pemotongan bantuan untuk guru. Bantuan itu amat diperlukan oleh guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran mereka,” kata LaNyalla, Sabtu (1/4/2023).

Menurut LaNyalla, bantuan itu merupakan tolok ukur bagaimana bangsa ini menghargai tenaga pendidik yang menjadi ujung tombak bagi penciptaan generasi unggul bangsa ini di masa depan.

“Kalau kita bermain-main dengan hak mereka, maka sama artinya kita berani mempermainkan masa depan bangsa kita sendiri,” tegas LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, bantuan khusus guru tersebut akan sangat berkontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa. Hanya saja, selama ini perhatian terhadap mereka masih minim, sehingga berdampak pada tingkat kesejahteraan yang belum dapat dipenuhi.

Baca Juga  Jadi Primadona Safari Politik, Golkar Menang Pengalaman

“Saya meminta jangan sampai ada guru yang berhak menerima bantuan lalu tidak menerima. Kepastian data juga harus akurat, tak boleh ada kesalahan data yang merugikan para guru-guru tersebut,” tutur dia.

Sebelumnya, Kementerian Agama akan gelontorkan dana kepada sekitar 9.043 guru dan tenaga kependidikan (GTK) RA dan madrasah dengan besaran Rp1.350.000 per bulan.

Dana tersebut diharapkan diberikan secara permanen selama mereka masih dalam pengabdian. Karenanya, LaNyalla menekankan pentingnya dana itu agar tak ada potongan, bahkan penghambatan penyaluran hak para guru di daerah tertinggal tersebut.(MM)

Baca Juga  INDEF : Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Harus Perhatikan Sektor yang Belum Pulih

 

Komentar