Ketua Umum PBNU Tegaskan Solidaritas untuk Negeri Mullah dan Dorong Indonesia Komunikasi Intensif dengan Iran

Nasional133 Dilihat
banner1080x1080

JAKARTA,SumselPost.co.id – Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Tsaquf (Gus Yahya) menegaskan solidaritas Nahdlatul Ulama (NU) terhadap bangsa Iran di tengah agresi yang dilakukan Amerika Serikat dan zionis Israel. Sikap ini disampaikan saat pertemuan persahabatan dengan Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammed Boroujerdi di Jakarta, pada Jumat (27/3/2026).

Pertemuan yang diadakan di kediaman Dubes Iran itu berlangsung dalam suasana halal bihalal Idul Fitri 1447 H sekaligus menjadi ajang bertukar pandangan mengenai situasi terkini di Iran. Gus Yahya datang bersama Ketua PBNU Rumadi serta dua Wasekjen PBNU, yaitu Ginanjar Sya’ban dan Najib Azca.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya menyampaikan keprihatinan atas penderitaan yang dialami rakyat di negeri para mullah akibat konflik yang berkepanjangan. “Hati dan jiwa kami bersama bangsa Iran,” tegas Gus Yahya.

Ia menilai, dampak perang tidak hanya dirasakan oleh Iran, tetapi juga merembet ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, Gus Yahya mendorong adanya komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah Indonesia dan Iran guna memitigasi dampak yang lebih luas. “Saya mendorong adanya komunikasi yang intensif antara pemerintah Indonesia dan Iran untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan dari perang ini,” ujarnya.

Gus Yahya menegaskan, konflik tersebut bukan hanya menghadirkan penderitaan kemanusiaan, tetapi dalam jangka panjang juga mengancam tatanan dunia serta hak kemerdekaan setiap bangsa. Karena itu, Nahdlatul Ulama akan terus menyuarakan pentingnya perdamaian dunia. “Kampanye perdamaian dan stop perang akan terus menerus disuarakan NU. Ketertiban dunia harus segera dipulihkan,” tambahnya.

Selain itu, NU juga berkomitmen untuk menggalang solidaritas guna membantu dan meringankan beban masyarakat Iran yang terdampak konflik.

Sementara itu, Dubes Iran Mohammed Boroujerdi menyampaikan apresiasi atas sikap persahabatan yang ditunjukkan NU. Ia menilai kunjungan tersebut memiliki arti penting bagi rakyat Iran. “Kunjungan ini sangat berarti bagi bangsa Iran,” ungkapnya. (MM)

Komentar