Ketua DPD RI Lepas Tim Pelajar U-17 BLiSPI ke Turnamen Internasional Bangkok

Nasional118 Dilihat
banner1080x1080

JAKARTA,SumselPost.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan B. Najamudin, secara resmi melepas tim pelajar U-17 yang tergabung dalam BLiSPI (Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia) untuk mengikuti turnamen internasional Mikasa Cup dan Volt Eleven International 2026 di Bangkok, Thailand. Kegiatan pelepasan berlangsung di Rumah Dinas Ketua DPD RI, Denpasar C3 No. 8, Jakarta Selatan, Minggu (22/3).

Sultan menegaskan bahwa sepakbola bukan sekadar olahraga, melainkan instrumen strategis dalam diplomasi global. “Sepakbola adalah salah satu bentuk diplomasi tertinggi sebuah negara. Respek dan kehormatan suatu bangsa bisa hadir hanya karena bola,” ujarnya.

‎Menurutnya, sepakbola juga mencerminkan nilai-nilai fundamental seperti kompetisi sehat, kerja sama tim, dan kolaborasi lintas batas. Oleh karena itu, penguatan ekosistem sepakbola nasional harus dimulai dari akar rumput.

‎Kompetisi Berjenjang

‎Sultan menekankan pentingnya membangun sistem kompetisi berjenjang yang dimulai dari tingkat desa hingga nasional. Ia mengungkapkan harapannya agar ke depan lahir lebih banyak liga kampung yang terstruktur sebagai wadah pencarian bakat unggul.
‎“Tidak ada pemenang tanpa kompetisi yang kuat. Kita harus membangun fondasi dari bawah—dari desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi—agar muncul talenta terbaik bangsa,” tegas Sultan.

Ia mengapresiasi langkah PSSI yang dinilai semakin serius dalam membenahi tata kelola sepakbola nasional. ‎Kolaborasi DPD RI dan BLiSPI
‎Sultan menyampaikan bahwa kehadiran BLiSPI menjadi salah satu jalan strategis untuk memperkuat pembinaan sepakbola usia dini berbasis komunitas. Dengan jaringan yang tersebar di seluruh provinsi, BLiSPI dinilai mampu menjaring talenta lokal secara mandiri dan berkelanjutan.

‎DPD RI membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PSSI, guna menciptakan ekosistem sepakbola nasional yang inklusif dan berdaya saing tinggi. ‎“Sepakbola adalah pemersatu bangsa dan pada titik tertentu menjadi industri besar. Namun, yang masih kurang adalah fokus dan kepedulian dalam memupuk bibit-bibit muda agar bisa bersinar,” ujarnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Sultan memberi motivasi kepada para pemain muda. Ia menekankan pentingnya integritas, sportivitas, dan semangat juang. Mengutip filosofi Sun Tzu, ia menyampaikan bahwa “semangat adalah setengah dari kemenangan, sementara setengah lainnya ditentukan di lapangan.” ‎“Kalian tidak sendiri. Kami akan terus mendampingi. Jika kalian memiliki nilai dan kualitas, cepat atau lambat peluang akan datang, apalagi di era digital saat ini,” ungkapnya.

‎Sebagai bentuk dukungan nyata, Ketua DPD RI menyatakan komitmennya untuk menyambut kepulangan tim di tanah air dengan penyambutan khusus, termasuk arak-arakan, peliputan media, serta pemberian apresiasi kepada para atlet berprestasi.
‎“Kebanggaan orang tua adalah anak yang berprestasi. Dan orang tua kalian bukan hanya keluarga, tetapi juga bangsa dan negara,” tambahnya.

‎Acara ini dihadiri Senator asal Lampung Bustami Zainudin, Kepala Biro Sekretariat Pimpinan DPD RI Empi Muslim, Ketua BLiSPI Subagja, legenda pemain nasional Rully Nere, serta Founder BLiSPI Rahmat Raharjo.
‎Pelepasan ditandai secara simbolis dengan penyerahan jersey BLiSPI dari Ketua BLiSPI kepada Ketua DPD RI.

‎Melalui sinergi antara DPD RI, BLiSPI, dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan akan lahir generasi pesepakbola unggul yang mampu memperkuat tim nasional Indonesia di kancah internasional. ‎“Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis akan muncul pemain-pemain hebat yang membawa harum nama Indonesia,” pungkas Sultan. (MM)

Komentar