Kabut Asap Makin Tebal, Pemkot Palembang Siagakan Fasilitas Kesehatan dan Bagikan Masker

Berita Utama42 Dilihat
banner1080x1080

Palembang‎, sumselpost. Co. Id–Antisipasi dampak kabut asap, Pemerintah Kota Palembang membagikan 16.500 lembar masker gratis kepada masyarakat, Senin (24/8/2026).

‎Ditengah kualitas udara Kota Palembang yang memburuk pembagian masker kepada masyarakat ini langsung di pimpin Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Komandan Kodim (Dandim) 0418/Palembang Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palembang Mohammad Nasir, S.H., M.H. I
‎,Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H..dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Palembang.

Pembagian masker dilakukan di 3 titik pusat keramaian kendaraan di kota tertua di Indonesia ini, yakni Simpang Charitas sebanyak 2000 masker yang langsung dikomandoi Wali Kota Palembang Ratu Dewa.


‎Simpang lima lampu merah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel 2000 lembar masker dipimpin langsung Assiten 1 Pemkot Palembang Sulaiman Amin.

Dan Simpang lampu merah Flyover Polda Sumsel sebanyak 2000 lembar langsung dipimpin Asisten III Pemkot Palembang Ahmad Bastari Yusak.

‎Selaian tiga titik lokasi itu, Pemkot Palembang juga memberikan 500 lembar masker ke Kejari Palembang, 500 lembar masker ke Dandim 0418 dan 500 lembar masker ke Polrestabes Palembang.

‎Serta 500 lembar masing masing untuk 18 kecamatan di Kota Palembang.

‎Masker yang dibagikan merupakan program Pemkot Palembang yang saat ini kualitas udara Palembang kian mengkhawatirkan dampak dari kabut asap akibat karhutla yang terus menebal.


‎Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan,kabut tebal yang mulai berdamoak saat ini disebabkan dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah.

‎Dampaknya sudah terasa di sektor kesehatan. Data Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat, sejak 1 hingga 21 Agustus 2026 jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA mencapai 9.313 kasus.

‎Warga untuk lebih waspada dan disiplin menjaga kesehatan dan mengenakan masker saat beraktifitas diluar ruangan.

‎“Apabila masyarakat mengalami gangguan pernapasan, segera periksakan diri ke puskesmas terdekat untuk mendapat penanganan.

‎Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan. Lansia, ibu hamil, balita, serta penderita asma, jantung, diabetes, dan TB paru diminta ekstra hati-hati. Jika kondisi darurat, segera ke rumah sakit.

Laporan:mariyun

Komentar