Jadi Begal, Tukang Gali Kubur di Tangkap

Berita Utama1044 Dilihat

Palembang, Sumselpost.co id – Seorang tukang gali kubur, Andi Wijaya (42)ditangkap Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel karena nekat jadi begal motor di Jalan Kuburan Nasrani Pipareja, Kecamatan Kemuning, Palembang.

Tersangka menggunakan sekop untuk menjatuhkan korban Sopian yang saat itu sedang melintas di kawasan makam pada 24 Juli 2023 lalu.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika mengatakan, pelaku telah ditangkap tadi malam di rumahnya yang berada di sekitar komplek Makam pada Rabu (16/8).

“Tersangka sudah kami tangkap atas laporan korban di Polsek Kemuning. Peristiwa terjadi pada 24 Juli lalu. Atas kejadian ini korban kehilangan sepeda motor Beat warna hitam yang sudah dijualkan tersangka, ” ujar Agus ketika dikonfirmasi, Kamis (17/8).

Baca Juga  Media Diminta Lebih Berperan Sukseskan Pilkada 2024

Kejadian berawal dari korban hendak melintas di TKP.

Kemudian pelaku yang sebelumnya sedang duduk menunggu peziarah di komplek pemakaman dan melihat korban yang akan melintas menggunakan sepeda motor.

Selanjutnya pelaku langsung berdiri dan mendekati korban dengan membawa sekop dan melayangkan sekop yang dipegang  menggunakan tangan kanannya ke arah wajah korban.

Baca Juga  Raih Suara Terbanyak, Suparjan Ajak Warga Sigam Gelumbang Jalin Kebersamaan Kembali

Korban berhasil menangkis menggunakan tangan kirinya yang mengakibatkan korban terjatuh dari sepeda motornya.

Tak sampai disitu, pelaku kembali mengejar korban dan memukulkan kembali sekop ke arah korban, namun berhasil dihindari oleh korban dan meninggalkan pelaku di TKP.

Pelaku langsung menguasai motor korban dan membawa kabur motor korban dan menjualkannya ke Doni (DPO) di daerah Serong, Banyuasin.

“Untuk saat ini masih kami lakukan pengembangan terhadap pelaku dan mencari DPO atau penadah, ” katanya.

Dari hasil interogasi sementara, pelaku melakukan pembegalan itu dikarenakan dendam karena korban pernah menggadaikan potongan granit miliknya.

Baca Juga  Dua Saksi PMD  RC Dan HF Dipanggil Kejaksaan Tinggi Sumsel

Motif pelaku dendam karena korban pernah menggadai potongan granit milik pelaku, ” katanya.

Komentar